Dua rumah yang mengalami kerusakan yakni milik Slamet (65) dan Misiyah (60). Keduanya warga RT 5 RW 2 Lingkungan Patrang Tengah Kelurahan/Kecamatan Patrang.
Yang terparah rumah Slamet. Pasalnya bukan hanya menyapu dapur miliknya tanpa sisa, namun juga perabotan di kamar yang ditinggali bersama istrinya juga hanyut terbawa arus Sungai Rembangan ini.
Dia mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB. Tiba-tiba air meninggi dan mulai menghantam rumah. "Saya sempat membawa kambing ke atas. Sekarang saya taruh di atas dekat jalan," kata Slamet yang rumahnya persis di depan STIE Kosgoro Patrang, Senin (23/1/2017).
Ia menerangkan, lambat namun pasti air terus meninggi hingga menghantam pondasi dapur rumahnya di bagian belakang. "Tadi air tiba-tiba datang. Dapur sama kamar langsung terbawa air," ucap Slamet sembari menahan air mata.
Bukan hanya itu, banjir juga membuat pagar Perumahan Graha Cemara Asri di belakang Kosgoro, roboh. Air membuat pagar perumahan ini roboh hingga sejauh 30 meter. Bahkan, air yang meluap sempat membanjiri jalanan perumahan.
"Untuk tidak sampai meluap hanya sampai di jalanan saja," jelas Joko Krisyanto, warga perumahan setempat.
Selain merusak dua rumah, kejadian banjir itu juga membuat puluhan rumah di dua lingkungan sekitar RS Paru Jember tergenang. Bahkan genangan mencapai ketinggian sampai 70 cm. Yang mengalami banjir genangan yakni di RT 1 dan RT 2 RW 11 Lingkungan Krajan, Kelurahan Jember Lor, Patrang.
Juga ada beberapa rumah di RT 4 RW 19 Lingkungan Pagah Kelurahan Jember Lor, Patrang yang mengalami banjir luapan. Hingga berita ini ditulis, banjir genangan masih terlihat di sejumlah rumah.
Sejumlah relawan dari berbagai organisasi pun tampak membantu masyarakat dengan membersihkan rumah dan lingkungan perumahan yang baru saja mengalami banjir. (fat/fat)











































