Kontan, seluruh pekerja berhamburan dan kebingungan memadamkan api. Bahkan gudang milik Hendrik (45) yang ada di pinggir jalur pantura Probolinggo-Situbondo itu menjadi tontonan warga yang melintas.
Pemkab Probolinggo menerjunkan 2 unit pemadam kebakaran. Api bisa dipadamkan setelah 2 jam. Dugaan sementara, kebakaran itu berasal dari puntung rokok yang tak sengaja dibuang ke sekitar sekam di dalam gudang.
"Penyebabnya bukan dari kesalahan teknis atau kelalaian petugas mengoperaskan mesin atau bahkan dari aliran listrik. Akan tetapi dugaan sementara berasal dari puntung rokok, sehingga api dengan cepat melalap sekam dan katul," kata Kanit Reskrim Polsek Pajarakan Iptu Slamet, di lokasi kejadian.
Sementara salah satu teknisi pengolahan sekam, Sudiono mengaku dirinya tiba-tiba dikagetkan kobaran api. Saat itu dirinya berada sedang memperbaiki mesin.
"Saya hanya mendengar bunyi kretek seperti barang yang terbakar. Saya turun, teryata api sudah membesar. Langsung saya dan pekerja lainnya berupaya menyelamatkan barang yang ada di dalam gudang," tutur Sudiono di lokasi.
Hingga kini, polisi masih melakukan melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap penyebab kebakaran yang sebenarnya. Sementara belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. (fat/fat)











































