"Kami malah khawatir taruni kami ini mengalami demotivasi. Kami tetap mendukung taruni kami ini menjadi penerbang profesional. Dan ini menjadi pelajaran yang mahal bagi kami dan taruni kami," ujar Direktur Utama MUFA, Dhany Rachman, kepada sejumlah wartawan saat digelar pres rilis di Bandara Blimbingsari, Selasa (17/1/2017).
Menurut Dhani, kecelakaan pesawat latih miliknya ini merupakan musibah. Namun musibah ini menjadi sebuah pelajaran berharga bagi perusahaan yang dipimpinnya. Pihaknya tetap mendorong yang taruna dan taruni untuk menjadi pilot profesional.
Sementara terkait kerugian, pihak manajemen MUFA enggan berkomentar banyak. Namun kata Dhani, total kerugian masih belum dikalkulasi.
"Namun jauh lebih baik sebagai pelajaran safety dan zero accident. Biar pihak asuransi yang menghitungnya," tambahnya.
Terkait dengan penghentian aktivitas sekolah pilot di MUFA, Dhani mengaku hanya semata-mata menghormati dan memberikan kesempatan penyelidikan yang dilakukan oleh KNKT.
"Kami menghargai itu. Dan kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan pihak Bandara yang telah sigap dalam penanganan kecelakaan penerbangan ini," pungkasnya.
Sementara itu, penyelidikan yang dilakukan oleh KNKT tidak menyentuh pada kesalahan pilot atau human error. Penyelidikan KNKT bukan untuk mencari siapa yang salah dalam insiden kecelakaan penerbangan tersebut.
"Kami bukan sebagai badan yang mencari kesalahan orang lain. Tapi kami hanya melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan itu. Siapa di dunia ini yang tidak memiliki kesalahan. Semuanya pasti mengalami dan pernah melakukan kesalahan," tambahnya.
Saat ini kondisi Regina Marthalia sudah membaik. Dibandingkan kemarin, taruni yang kurang 8 bulan lagi lulus menjadi pilot ini sudah tidak shock lagi.
Regina telah memiliki pengalaman penerbangan selama 34 jam dan sudah melakukan solo flight 5 kali di Bandara Blimbingsari. Sayangnya, saat moment terbang solo kemarin , siswi asal Tangerang itu dinyatakan gagal landing. Pesawat Cessna 172 S yang ia terbangkan gagal landing dan terbakar di ujung runway selatan Bandara Blimbingsari. (bdh/bdh)











































