Sayangnya, saat moment terbang solo perdana, siswi asal Tangerang itu grogi dan alhasil dinyatakan gagal landing. Pesawat Cessna 172 S yang ia terbangkan gagal landing dan terbakar di ujung runway selatan Bandara Blimbingsari.
"Dapat dikatakan demikian (gagal landing). Siswi taruni ini dia first solo, artinya dia terbang tidak didampingi oleh instruktur. Dan ini pertama kali (Regina) terbang sendiri," ungkap Kepala Bandara Blimbingsari, Banyuwangi Dodi Dharma Cahyadi ketika konferensi pers di ruang Kantor Operasional Bandara Blimbingsari, Selasa (17/1/2017).
Pengamatan sesaat sebelum siswi pilot ini mendarat, kata Dodi, terlihat pesawat tidak seimbang. Posisi badan pesawat miring ke kanan yang menyebabkan propeller terkena runway dan membakar badan pesawat.
Meski begitu, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab insiden crash landing dan menyerahkan pemeriksaan lebih lanjut pada tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Penyebab dan masalah pesawat kita belum bisa memastikan (apakah human error atau bukan). Kita serahkan ke KNKT," tutup Dodi. (bdh/bdh)











































