Wagub yang akrab dipanggil Gus Ipul tiba di Pasuruan pukul 06.07 WIB bersama sejumlah pejabat Pemprov Jatim. Dia langsung menuju ke sejumlah lokasi jalan rusak dan yang paling lama di Jalan Raya Tambak Rejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.
Jalan Raya Tambak Rejo merupakan salah satu lokasi yang sering tergenang banjir. Banjir di lokasi ini bisa mencapai 60 cm dan menyebabkan terputusnya jalur.
Di lokasi ini, banyak terdapat lubang jalan yang tergenang air. Lubang jalan bisa mencapai 30 cm. Selain banyak lubang yang tergenang air, banyak juga lubang-lubang selebar 10 cm dengan kedalaman mencapai 7-10 cm.
"Saya minta lubang-lubang jalan ini kalau tidak bisa ditambal, segera diuruk biar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Gus Ipul di lokasi, Senin (16/1/2017).
Gus Ipul mengakui banyak laporan masuk yang mengeluhkan dan memprotes kondisi jalan nasional tersebut. Banyak yang mengeluh sering terjadi kecelakaan.
"Makanya dari keluhan itu kita datang ke sini. Karena ini jalan nasional kita dorong PU segera melakukan tindakan," jelasnya.
Jalan rusak baik berlubang maupun bergelombang terdapat mulai Jalan Raya Tambak Rejo Kecamatan Kraton hingga Gempol. Pantauan detikcom, titik terparah terdapat di Kraton dan Raci, Bangil.
Kendaraan-kendaraan berat seperti truk dan trailer tampak kesulitan melintas dan memilih jalan. Kendaraan harus banting setir ke kiri dan ke kanan menghindari gelombang dan lubang dan meperlambat lajunya. Kondisi tersebut membuat lalu-lintas terhambat.
Demikian juga pengendara roda dua. Banyak yang terperosok dan bersusah payah mengendalikan kendaraan. Di jalur tersebut sering terjadi motor terjatuh karena terperosok lubang.
"Banyak jalan kabupaten, jalan provinsi dan jalan nasional yang rusak. Kerusakan karena tonase dan terendam air. Kalau jalan kabupaten dan jalan provinsi saya minta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan," terangnya.
Satker PJN I Jatim, Nanang Permadi, yang ikut di lokasi mengatakan, kerusakan jalan protokol juga banyak terdapat di Krian, Trosobo, By Pass di Sidoarjo, jalur Mojokerto-Jombang hingga jalur Jombang - Babat.
"Pasuruan termasuk rusak berat, karena ukuran dan kecepatan laju kendaraan yang melaluinya. Di semua jalan tersebut akan ditangani tahun ini. Proses lelang Februari," kata Nanang. (fat/fat)











































