"Banyak dimanfaatkan pegawai kantor di sekitar park and ride. Bahkan beberapa restoran juga mengajukan minta disediakan lahan parkir saat hari hari tertentu," kata Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Irvan Wahjudrajat, Minggu (15/1/2017).
Dishub mencatat tiap hari kendaraan mobil yang parkir di park and ride sebanyak 23 mobil, yang merupakan kendaraan dari para pegawai kantor di kawasan Mayjen Sungkono. "Baru Senin kemarin kita buka. Hingga saat ini sudah ada 186 kendaraan yang manfaatkan gedung parkir ini," imbuhnya.
Gedung parkir yang memiliki kapasitas 83 unit mobil dan 244 motor ini, dibangun empat lantai. Di setiap lantainya memiliki CCTV yang terpasang. Total CCTV yang terpasang sebanyak 45 unit, dari jumlah itu ada sembilan unit CCTV yang menggunakan infra merah.
Sedangkan untuk sistem pembayarannya pun diterapkan seperti tarif di mal pada umumnya. "Tarifnya flat, untuk mobil Rp 5 ribu dan sepeda motor Rp 2 ribu," ujar Irvan.
Setelah pembangunan park and ride di Mayjen Sungkono, Dishub tengah membangun kembali di Terminal Joyoboyo. Sedangkan di tahun 2019, Dishub kembali akan membangun gedung parkir di Adityawarman dan Arif Rahman Hakim.
"Tidak menutup kemungkinan kita menambah terus setelah melihat kepeminatan masyarakat mulai cukup tinggi," terang Irvan.
Ia juga mengatakan sudah ada 6 operator parkir swasta yang mengajukan izin membangun gedung parkir di 6 lokasi di Surabaya. "Izinnya sudah kita berikan. Kami sangat senang rencana kami untuk menghilangkan parkir di badan jalan juga diikuti pihak swasta yang ikut membangun gedung parkir," pungkas dia. (ze/bdh)











































