Ini Langkah Banyuwangi Percantik Pemukiman di Sungai Kalilo

Ini Langkah Banyuwangi Percantik Pemukiman di Sungai Kalilo

Putri Akmal - detikNews
Minggu, 15 Jan 2017 09:09 WIB
Ini Langkah Banyuwangi Percantik Pemukiman di Sungai Kalilo
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Menyusuri pemukiman sepanjang bantaran Sungai Kalilo di Kelurahan Singonegaran, Banyuwangi, kini mulai nyaman. Kalilo yang dulu kotor dan kumuh kini tampil sebagai destinasi wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Setelah ada perubahan perilaku bersih dan sehat oleh warga sekitar bantaran Kalilo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam waktu dekat akan segera merombak tampilan sungai legendaris yang membelah wilayah kota Banyuwangi. Tak hanya dilengkapi ornamen cantik sebagai spot selfie, Kalilo juga akan dilengkapi dengan anjungan. Pengunjung bisa menyusuri tepi sungai dan menyeberang di tengah-tengahnya.

Masyarakat setempat juga bisa berkreasi dengan membuka usaha seperti wahana permainan air, penjualan suvenir, ikan, makanan minuman khas yang sehat dan higienis. Dan ada pojok baca unik yang akan disiapkan di kawasan Kalilo.

"Oya disiapkan juga pojok baca. Wuih bayangkan baca buku di tepi sungai bersih dan warna warni. Intinya pengunjung senang, masyarakat sekitar juga senang karena dapat berkah ekonomi," papar Anas, Minggu (15/1/2017).

Kalilo saat ini jadi sungai yang di revitalisasi total dan jadi percontohan bagi kawasan-kawasan sungai lainnya di Banyuwangi. Secara bertahap, langkah ini dikembangkan juga ke sungai-sungai lainnya di Banyuwangi. Prioritasnya seperti Sungai Kalimati Muncar dan Sungai Rogojampi.

"Tidak bisa langsung semua sungai, bertahap nanti juga dikembangkan ke sungai lainnya. Nunggu giliran. Kalau kesadaran perilaku warganya baik, bersih dan sehat, yaaa revitalisasinya bisa dipercepat," jelas bupati berkaca mata tersebut.

Meski tampilan depan Kalilo mulai cantik dan bersih, saat ini trotoar-trotoar di kawasan sepanjang Kalilo belum ramah bagi pejalan kaki. Salah satu warga yang usai berfoto-foto di Kalilo menambahkan, lebih elok jika PKL yang telah lama mangkal di atas trotoar sepanjang mulai ikut berbenah dengan membersihkan los dan bangku-bangku warung. Hal itu tak lebih agar warung kaki lima mereka lebih nyaman ketika ada wisatawan berkunjung untuk tamasya kuliner.

"Lebih bagus lagi sih kalau ini PKL sama warung yang nempel-nempel di trotoar ini ikut bersih-bersihin warungnya. Biar kalau habis foto-fotoan bisa kuliner juga," ucap Donna dan Lisna usai berfoto-foto. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini