"Belum ada yang surut karena tak bisa mengalir ke sungai. Di daerah-daerah yang dekat sungai genangan mencapai 1 meter dan masuk ke rumah warga. Kalau di pesisir sudah mulai surut," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, Sabtu (14/1/2017).
Saat ini banjir masih menggenang Desa Kedungringin dan Kedungboto Kecamatan Beji, Kelurahan Kalianyar dan Tambakan Kecamatan Bangil, Desa Toyaning dan Pateguran Kecamatan Rejoso, Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan Kecamatan Grati, dan Desa Mlaten di pesisir Nguling.
"Bantuan nasi bungkus, mi instan dan makanan ringan dari Dinas Sosial kita arahkan ke lokasi yang masih tinggi genangannya. Namanya darurat yang penting bisa mengganjal perut. Yang terpenting tidak ada korban," jelasnya.
Foto: Muhajir Arifin |
Selain bantuan logistik, Dinkes dan PMI Kabupaten Pasuruan juga memberikan bantuan kesehatan dan obat-obatan ke semua lokasi banjir. Layanan kesehatan keliling tersebut di sejumlah desa diserbu warga.
"Pelayanan kesehatan untuk warga yang sakit perut dan gatal-gatal. Obat-obatan juga diberikan gratis," jelasnya.
Pelayanan kesehatan dari Dinkes diberikan di semua lokasi terdampak banjir. Sementara dari PMI fokus ke Beji.
"Banyak warga yang tidak sakit juga memanfaatkan layanan kesehatan untuk periksa," jelasnya. (bdh/bdh)












































Foto: Muhajir Arifin