Dalam APBD Kota Surabaya 2017, dianggarakan sebesar Rp 101 Miliar lebih untuk pengadaan sarpras SD dan SMP. "Mulai komputer, LCD proyektor hingga peralatan kesenian serta mikroskop kita berikan pada sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan pada detikcom, Sabtu (14/1/2017).
Data dari Dinas Pendidikan Surabaya sarana dan prasarana yang diberikan pada sekolah SD yakni, 1.888 unit komputer, 115 LCD proyektor, 6 jenis peralatan kesenian (125 set). Untuk SMP, 2.848 unit komputer, 4.696 unit dan 1 jenis perlatan kesenian (6 set).
Selain itu pembangunan gedung sekolah baru juga terus dilakukan Pemkot Surabaya untuk menampung siswa agar bisa sekolah. "Tahun ini ada 4 gedung SD dan 4 gedung sekolah SMP yang dibangun. Dua diantaranya gedung SD dan SMP di satu lokasi," imbuh Ikhsan.
8 Gedung sekolah yang dibangun yakni, SDN Kalirungkut, SDN Kedungcowek, SDN dan SMPN Platuk Donomulyo, SDN dan SMPN Romokalisari, SMPN Dukuh Lempung, SMPN Gunung Anyar, SMPN Pagesangan dan SMPN Sememi.
Wali Kota Tri Rismaharini pernah mengungkapkan pembangunan sekolah dan pemberian sarana dan prasarana pendidikan di Surabaya bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak anak di Kota Pahlawan sekaligus menjauhkan dari pengaruh negatif.
"Selain itu, biar tidak ada kesenjangan kaya dan miskin. Semua punya hak yang sama untuk mendapat pendidikan dan yang terpenting dengan fasilitas sarana prasarana pendidikan yang lengkap akan membuat anak anak makin betah di sekolah sehingga jauh pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba," ujar Risma. (ze/bdh)











































