Korban diduga meninggal karena tenggelam. Upaya evakuasi sudah dilakukan dan jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Seorang mahasiswa yang juga teman korban, berhasil selamat. Korban selamat dan saksi diantaranya, Rivaldi Romadhon (19) asal Runi RT02/RW02, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan (mahasiswa Insitut Teknologi Adhi Tama Surabaya), Imam Fadli (20) warga Dusun Berat Selatan RT 04/RW 04, Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto (mahasiswa Universitas NU Surabaya).
Dua lainnya, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Abdullah (20) warga Sunan Giri 15 E RT 18/RW 06 Kebomas dan Moh Mas'ub Hasyim (21) warga Tale RT 01/RW 01 Bruri, Kecamatan Solokuro, Lamongan.
Menurut keterangan yang dihimpun menyebutkan, korban bersama rekan-rekannya berjumlah empat orang, menyeberang ke Pulau Sempu dari Pantai Sendangbiru, sekitar pukul 10.00 WIB.
Dengan menyewa perahu, korban bersama empat rekannya juga meminta didampingi Bambang, guide yang juga warga setempat. Setelah sampai di tepi Pulau Sempu, rombongan korban meminta dipandu hingga menuju Segara Anakan. Perjalanan kemudian ditempuh selama dua jam dengan berjalan kaki.
Layaknya wisatawan, kelima mahasiswa ini beristirahat dan berfoto bersama. Namun sayangnya, rombongan ini termasuk korban nekat berenang.
Bambang sendiri telah berpesan dan melarang korban serta teman-temannya, agar tidak berenang. Pada akhirnya, korban ditemukan tewas tenggelam, setelah terseret arus air.
"Jenazah dalam perjalanan ke RSSA, dari rombongan berjumlah lima orang, satu orang meninggal dunia karena tenggelam," kata Kasatpolairud Polres Malang AKP Slamet Riyadi dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. (bdh/bdh)










































