Polisi Humanis Ini Ditangisi Anak-anak SD Saat Pamit Pensiun

Polisi Humanis Ini Ditangisi Anak-anak SD Saat Pamit Pensiun

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 10 Jan 2017 13:41 WIB
Polisi Humanis Ini Ditangisi Anak-anak SD Saat Pamit Pensiun
Bripak Arifin pamit pensiun/Foto: Istimewa
Malang - Tangis siswa-siswi SDN Banjarejo I, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pecah saat mendengar kalimat pamit Brigadir Kepala (Bripka) Arifin, Babinkamtibmas Polsek Pakis tengah menjadi Inspektur Upacara (Irup).

Kala itu usai memberikan wejangan, Bripka Arifin mengakhiri arahannya dengan menyampaikan dirinya sudah memasuki masa pensiun dua bulan lagi.

Mendengar perkataan Bripka Arifin, pemimpin upacara berdiri tepat di hadapannya langsung menghampiri, memeluk dan menangis karena bakal tidak bertemu kembali.

Siswa-siswa lain turut melakukan hal sama. Mereka mengerubuti Bripka Arifin, sosok polisi biasanya memberikan bimbingan dan wawasan setiap upacara Hari Senin.

Kejadian spontanitas ini semakin membawa haru suasana akhir upacara. Seorang guru sempat mengabadikan momen tersebut.

Bripka Arifin pamit pensiunFoto: Muhammad Aminudin
Bripka Arifin pamit pensiun
Menjadi Irup upacara jadi rutinitas Bripka Arifin di sekolah-sekolah wilayah hukum Polsek dia bertugas. SDN I Banjarejo adalah sekolah dipilih pada Senin (8/1) kemarin. Dilanjutkan pekan depan, SDN Banjarejo II dan seterusnya.

Sosok sederhana dan keikhlasan Bripka Arifin rupanya menginspirasi bocah duduk di bangku sekolah dasar itu.

"Saya tidak tahu anak-anak sampai bisa begitu. Memang saya sering bertemu mereka. Bagi saya masyarakat Desa Banjarejo sudah seperti saudara," kata Bripka Arifin saat bincang-bincang kepada detikcom di Mapolsek Pakis, Selasa (10/1/2017).

Menurut dia, menjadi Irup upacara bendera di sekolah merupakan perintah dari pimpinannya. Kenakalan remaja, disiplin, serta rajin adalah poin penting yang disampaikan Bripka Arifin ketika menjadi Irup.

Bripka Arifin pamit pensiunFoto: Muhammad Aminudin
Bripka Arifin pamit pensiun
"Saat itu, saya sampaikan mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus menghindari perbuatan yang justru berdampak negatif pada diri maupun masa depan mereka. Terus saya sampaikan dua bulan lagi sudah purna tugas. Mereka terkejut, menangis dan memeluk saya," tutur Arifin yang sudah 15 tahun menjadi Babinkamtibmas ini.

Melihat semua menangis, Arifin kemudian menyampaikan, jika purna tugas atau masa pensiun tidak akan menghentikan dirinya mengabdi dan menjadi pelayanan masyarakat.

"Walaupun pensiun, jiwa saya tetap polisi. Itu saya sampaikan kepada mereka dan menjamin akan selalu bisa bisa bertemu setiap saat," ujar bapak tiga anak ini.

Bripka Arifin dipeluk anak SD yang saat itu jadi pimpinan upacaraFoto: Muhammad Aminudin
Bripka Arifin dipeluk anak SD yang saat itu jadi pimpinan upacara
Bagi polisi kelahiran 18 Januari 1959 silam, bekerja sebagai pelayanan masyarakat harus benar-benar tanpa pamrih, iklhas, yang nantinya akan menuai hikmahnya.

"Tadi ibu-ibu juga mulai bingung saya mau pensiun. Saya katakan, akan tetap bersama masyarakat, tidak perlu khawatir. Saya punya keinginan memandu para binmas, agar bisa lebih dekat dengan masyarakat tanpa ada ragu maupun takut," ungkap suami dari Tri Ratnawati ini.

Bripka Arifin memang memiliki kedekatan dengan masyarakat, khususnya wilayah Babinkamtibmasnya, yakni Desa Banjarejo. Meski Bripka Arifin tinggal di Jalan Bandara Juanda, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Apa yang terjadi kepada Bripka Arifin membuat haru Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung. Pucuk pimpinan Bripka Arifin ini menaruh hormat dua tangan atas kedekatan anggotanya dengan masyarakat, khususnya anak-anak.

Bripka Arifin pamit pensiunFoto: Muhammad Aminudin
Bripka Arifin pamit pensiun
"Saya hormat dua tangan, saya haru anak-anak bisa sampai begitu kepada Bripka Arifin. Yang mengabadikan salah satu guru di sekolah itu, melihat semua terharu," ujar Yade terpisah.

Yade mengatakan, kejadian spontanitas tersebut bukti bahwa Babinkamtimas mampu mengayomi dan melayani masyarakat hingga ke bawah. Seperti program Kapolri promoter, profesional, modern dan terpercaya dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat.

Bripka Arifin pamit pensiun ke guru SDN BanjarejoFoto: Muhammad Aminudin
Bripka Arifin pamit pensiun ke guru SDN Banjarejo
"Kalau mau terpercaya harus dekat, sering ngobrol dengan masyarakat dan tentunya memberikan pesan-pesan Kamtibmas. Saya sering sampaikan kepada Babin, agar bekerja ikhlas tidak mengharap apa-apa untuk dekat dengan masyarakat. Setiap Senin, saya perintahkan untuk menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah. Mulai SD, SMP, dan SMA," ujarnya.

Kapolres mengharap, Bripka Arifin menjadi role model bagi anggota lainnya, menginspirasi, memotivasi, untuk bekerja tanpa pamrih. "Minimal berbuat seperti dia (Bripka Arifin)," harapnya. (fat/fat)
Berita Terkait