Mahalnya harga cabai ini tentu saja berimbas pada orang-orang yang mengkonsumsi cabai. Bahkan untuk mendapat keuntungan, tak jarang penjualan cabai dioplos dengan cabai warna hijau atau busuk.
Kondisi ini tak jarang ada yang gelap mata. Seorang pedagang rumahan, Arifin (46) ini mengaku apes imbas harga cabai mahal. Cabai yang dibeli 2kg, raib diambil orang tak dikenal.
Saat itu, dirinya baru pulang kulakan sayur, ikan dan bahan pokok di Pasar Sepanjang, Sidoarjo. Setiba di rumahnya, kawasan Taman-Sepanjang, dirinya mendapat telepon untuk mengirim pesanan galon air. Namun saat kembali ke kendaraannya yang sedang diparkir, dirinya sudah tidak mendapati cabai belanjaannya.
"Cabainya saya taruh di kendaraan, mau dimasukkan toko. Saya cek kembali sudah tidak ada. Kata orang-orang sekitar, tadi ada sepeda motor mendekat dan langsung kabur. Apes cabai saya dicuri," kata Arifin kepada detikcom, Senin (9/1/2017).
Dirinya pun hanya pasrah kehilangan cabai. Dia mengaku membeli harga cabai per kg Rp 90 ribu. Dirinya, terpaksa tidak berjualan cabai dalam sehari. Kini, dirinya harus pandai menyimpan cabainya agar tidak kecurian lagi. (fat/fat)










































