Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (7/1/2017) malam ini, baru bisa dijinakkan pukul 10.30 WIB, Minggu (8/1/2017). Meski begitu dua unit mobil PMK dan tanki air masih berjaga melakukan pembasahan di beberapa titik.
Peristiwa bermula saat api terlihat di belakang pabrik. Beberapa menit kemudian, api cepat menjalar karena isi gudang banyak barang mudah terbakar. Lebih dari 8 PMK dari Pemkab Sidoarjo dan swasta setra puluhan tanki ikut memadamkan api.
"Mas untuk media tidak boleh masuk pabrik dan jangan mengambil gambar," kata seorang security tidak mau disebut namanya.
Menurut security tersebut, dirinya diperintahkan agar menghalau wartawan yang ingin konfirmasi dan mengambil gambar kebakaran.
Namun seorang warga mengaku saat kejadian, hanya ada satpam yang berjaga. Sedangkan karyawan, banyak yang libur. "Pabrik hanya ada seorang penjaga. Para karyawan pada liburan ke Malang," kata seorang warga.
Seorang petugas PMK Sidoarjo, Julius Porwanto, mengaku lebih dari 12 jam api baru bisa dijinakkan. "Saat ini api sudah mulai mengecil dan untuk memudahkan pemadaman kami mengambil air di sungai dari depan pabrik," terangnya.
Pihaknya masih bersiaga di lokasi melakukan pembasahan titik-titik yang masih mengeluarkan asap. "Pabrik ini memproduksi bahan-bahan yang mudah terbakar, jadi harus segera dipadamkan agar tidak merembet," tegasnya.
Dari pantauan detikcom pukul 11.00 WIB, di depan pabrik masih terlihat asap mengepul meski tidak hitam. Sementara mobil tanki air juga bersiaga di lokasi. (fat/fat)











































