Besok Pengurus Demokrat Jatim Dilantik, Ini Penjelasan Sekjen

Rois Jajeli - detikNews
Sabtu, 07 Jan 2017 18:23 WIB
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2016-2021 akan dilantik Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Pelantikan Soekarwo sebagai orang nomor satu di Demokrat Jatim pun diibaratkan seperti pelantikan raja.

"Kalau melihat tempatnya ini termasuk yang paling besar. Karena itu rakyatnya dihadirkan untuk melihat siapakah pemimpin Partai Demokrat di Jawa Timur untuk lima tahun mendatang, yang akan bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu masyarakat dihadirkan untuk menyaksikan ini," kata Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat jumpa pers bersama Ketua DPD PD Jatim Soekarwo dan beberapa pengurus DPP di gedung JX International, Jalan A Yani, Surabaya, Sabtu (7/1/2017).

Pelantikan kepengurusan DPD PD Jatim periode 2016-2021 akan digelar di Gedung JX International, Minggu (8/1/2017). Hinca pun membuat ilustrasi pelantikan Soekarwo sebagai Ketua DPD PD Jatim seperti pelantikan sang raja.

"Saya buat ilustrasi begini. Kalau ketua DPD yang mengerti para politisi. Kalau rakyatnya ditanya tidak mengerti. Tapi kalau dikasih tahu, Demokrat punya gubernur untuk Jawa Timur, punya raja untuk Jawa Timur, maka layaknya raja layaknya gubernur dilantik di depan rakyatnya. Tak ada raja kalau tak ada rakyatnya," tuturnya.

"Jadi tidak ada Ketua DPD Demokrat kalau tidak ada rakyatnya. Karena itu, kami sangat bangga melantik Pakde Karwo dan jajarannya dihadapan para rakyatnya," terangnya.

Sementara itu, Soekarwo yang terpilih sebagai Ketua DPD PD Jatim mengaku partai politik adalah suatu institusi yang sangat konstitusional dan riil empirik.

"Mereka harus menyuarakan mereka yang ada di pinggiran. Mereka memiliki suara tapi tidak terdengar itu, ditarik ke tengah dan kemudian diajak bicara, dan menurut jalan pikiran mereka. Mereka harus seperti apa bersama-sama demokrat ini," kata Soekarwo.

"Jalan seperti itulah yang kita lakukan, menarik membawa ke tengah mereka yang termarjinalkan dan menjadi bagian kebersamaan mereka dengan yang lain. Jadi itu fungsi partai kita dalam konstitusi kita," tandas Soekarwo yang juga Gubernur Jawa Timur. (roi/fat)