"Saya tidak mau njenengan nang emperan. Salah saya. Dinas Koperasi akan ikut memasarkan, tapi njenengan juga tawarkan," kata Risma saat meresmikan PKL makanan Kapas Krampung, Rabu (4/1/2017).
Risma mencontohkan cara menawarkan makanan yang dijual laku serta perekonomian keluarga tetap berjalan. Bahkan Risma memerintahkan kepada para pedagang untuk menitipkan makanan ke Gedung Siola.
"Kalau siang tawarkan ke toko. Taruh di siola, taruh disitu. Nek gak oleh tak tendange. Ngomong kongkon bu wali, dunyo iki gede," ujar Risma dengan bercanda.
Selain itu Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini juga akan memberikan pelatihan berjualan online agar tidak terpaku jualan di sentra PKL. "Kalau tidak dimanfaatkan rugi aku tuku Rp 10 Miliar. Ayo berjuang, mari berjuang bersama. Semua mungkin asal kita mau," imbuhnya.
Risma juga berpesan agar tetap menjaga kebersihan selama berjualan. "Jaga kebersihan, itu kunci orang kaya mau masuk. Makanya kita training, makanya kita siapkan cuci piring, dan cuci tangan serta kamar mandi," pungkas Risma. (ze/bdh)











































