"Dua pelaku sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan di mapolda, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (3/1/2016).
Kedua pemuda pelaku pembacokan yang diringkus polisi yakni, Ali Mansur alias Kebo (20) dan Arvan Saifudin alias Gepeng (22), keduanya warga Jombang. Kata Barung, kedua pelaku itu tidak ada kaitannya terhadap pelaku teroris yang menyerang aparat kepolisian.
"Kedua pelaku mengira korban adalah musuhnya. Ternyata salah sasaran dan tidak ada niatan untuk menyerang anggota kepolisian," ujarnya.
"Jadi kasus ini tidak ada kaitannya dengan aksi teerorisme," jelasnya.
Kedua pelaku itu mengaku tidak mengerti jika pengendara sepeda motor yang dibacok adalah anggota polisi yang memakai seragam dinas. "Korban memakai pakaian dinas. Pelaku tidak tahu korban memakai pakaian dinas, karena kondisinya malam dan gelap," terangnya.
Saat ditanya kenapa pelaku ingin melakukan penyerangan terhadap orang yang dicarinya. "Permusuhan itu karena persaingan antar pemuda," jelasnya.
Kanit Sabhara Polsek Mojoagung Iptu Suwono dibacok orang tak dikenal saat pulang dari pengamanan malam tahun baru, di Jalan Raya Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (1/1/2017) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.
Iptu Suwono mengendarai motor dinas Yamaha Vixion nopol X3318-63 dan disabet golok pelaku yang berboncengan dari arah berlawanan. Korban mengalami luka bacok di lengan kanan dan sempat berhenti mengejar pelaku, tapi tidak tertangkap. (roi/fat)










































