Polisi masih menunggu ke-enam korban sembuh. Apalagi, salah satu korban, Mohamad Ali (17) warga Kelurahan Mayangan akan menjalani operasi di RSD Mohammad Saleh Probolinggo, setelah mengalami luka bacok di dada tembus paru-paru.
Sedangkan Hafid Syahrul warga Kecamatan Kademangan, Akmad Hidayat warga kecamatan Sumberasih, Choirul Anam dan Taufikurohim warga Desa Banjarsari, sudah diperbolehkan pulang setelah luka-lukanya dijahit.
"Kami menunggu korban sembuh untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus itu. Setelah korban sehat baru semaunya akan kami panggil ke mapolresta dengan ciri-ciri keterangan saksi di lapangan. Kami masih memburu para pelaku geng motor tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Suwancono kepada wartawan, Selasa (3/1/2016).
Polisi, menurut dia, sangat serius dengan kasus ini. Pihaknya akan mencari keberadaan pelaku serta memantau korban. Pihak kepolisian, jelas dia, mengajak masyarakat bersama-sama memberantas geng motor. Selain itu mengusir mereka saat melakukan pesta miras, dengan melapor ke pihak berwajib.
"Kami minta masyarakat pro aktif dengan melapor ke pihak berwajib jika ada segerombolan geng motor melakukan pesta miras," jelasnya.
Segerombolan geng motor melakukan aksi pembacokan terhadap enam pemuda, di dua lokasi berbeda, Senin malam. Tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Mayangan dan Jalan Maramis Kecamatan Kanigaran. Salah satu korban sempat meminta tolong warga setelah ditusuk dari belakang pelaku. (fat/fat)










































