Hal ini diketahui dari istri korban, Lika Dwililawati yang mendatangi kamar mayat RSU dr Soetomo, Senin (2/1/2017). Istri korban mengaku polisi mencari dirinya.
"Iya ini suami saya," kata Lika saat di kamar mayat dengan sesunggukan.
Dirinya mengaku terakhir bertemu suaminya usai bakar-bakar ikan di rumahnya bersama keluarga dan dua anaknya, 31 Desember 2016. Saat itu suaminya pamit mau keluar.
Lika pun tak kuasa menahan tangis melihat suaminya terbujur kaku. Pria yang sehari-hari bekerja di pabrik roti daerah Rungkut itu memiliki dua anak yang berusia 6 dan 3 tahun. Polisi pun masih melakukan autopsi mayat korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Seorang petugas kamar mayat RSU dr Soetomo, Bari, membenarkan polisi masih melakukan visum mayat korban. "Iya, masih diperiksa," jelasnya.
Sesosok mayat pria bertato laba-laba ditemukan membusuk dan mengambang di Sungai Kalimas. Mayat ditemukan pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing. Pemancing ikan melihat mayat terapung di seberang sentra PKL pagi tadi. (roi/fat)











































