Tradisi Mandi Kembang di Polres Probolinggo Saat Apel Pengamanan Tahun Baru

Tradisi Mandi Kembang di Polres Probolinggo Saat Apel Pengamanan Tahun Baru

M Rofiq - detikNews
Senin, 26 Des 2016 13:35 WIB
Tradisi Mandi Kembang di Polres Probolinggo Saat Apel Pengamanan Tahun Baru
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Ada yang menarik saat apel penyerahan senjata dan kendaraan untuk pengamanan obyek vital dan malam pergantian tahun di Polres Probolinggo. Sebelum terjun ke lapangan, persenjataan yang akan digunakan terlebih dahulu melewati tradisi lokal.

Perlengkapan senjata dan kendaraan operasional yang dibekalkan ke personil di lapangan terlebih hadulu ditaburi dan dimandikan kembang atau bunga dua rupa, yakni bunga sedap malam dan bunga mawar dengan warna merah dan putih. Langkah tersebut sebagai bentuk menghormati tradisi dan kearifan lokal warga setempat.

Sebanyak 10 unit senjata ditaburi bunga. Sedangkan 4 unit kendaraan roda empat dimandikan bunga oleh Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin usai Mapolres Probolinggo, Senin (26/12/2016).

"Polisi juga mengikuti sebuah tradisi dari warga Kabupaten Probolinggo. Itu artinya, polisi dan masyarakat bersatu bersama-sama untuk menciptakan suasana kondusif, dan kami berharap masyarakat serta pihak terkait sangat mendukung kegiatan yang dilakukan polisi, begitu sebaliknya," tutur Arman.
Tradisi Mandi Kembang di Polres Probolinggo Jelang Pengamanan Tahun BaruFoto: M Rofiq

Pada pengamanan perayaan pergantian tahun ini, Polres Probolinggo mengerahkan 600 personil. Seluruh jajaran diminta waspada usai perayaan Natal hingga menjelang tahun baru. Pengamanan terhadap obyek vital maupun sejumlah titik rawan tindak kriminalisme dan terorisme ditingkatkan.

"Ada 10 unit senjata api, sejumlah gas air mata, 37 motor dan 4 unit kendaraan operasional roda empat. Itu secara resmi kami berikan kepada anggota jajaran, guna mendukung kelancaran pengamanan berlipat. Utamanya di titik rawan tindak kejahatan dan teror di wilayah hukum Polres Probolinggo," katanya.

Polisi, kata AKBP Arman, akan menciptakan rasa aman sehingga masyarakat bisa menikmati perayaan natal maupun malam pergantian tahun baru dengan nyaman dan tenang.

"Pendistribusian kelengakapan pengamanan ini yang semata-mata memberikan rasa aman," katanya. (ugik/ugik)
Berita Terkait