Kapolsek Watulimo, AKP Saiful Rohman, Minggu (25/12/2016) mengatakan, serbuan wisatawan tersebut mulai terjadi sejak Jumat lalu. Obyek wisata yang menjadi sasaran utama kunjungan, diantaranya Pantai Pasir Putih Karanggongso, Pantai Prigi dan Konservasi Mangrove Cengkrong.
"Arus lalu lintas menuju pantai pasir putih hari ini tadi sangat padat dan macet di beberapa titik. Perkiraan khusus hari ini saja ada lebih dari 10 ribu wisatawan," katanya.
Untuk menghindari penumpukan pelancong ke satu titik wisata, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian wisatawan ke sejumlah obyek wisata alternatif yang dinilai masih relatif longgar.
Saiful mengimbau para wisatawan untuk mematuhi aturan lalu lintas maupun imbauan yang ada di masing-masing obyek wisata. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan.
"Kalau memang dilarang berenang di laut maka, jangan ada yang melanggar. Larangan itu diberlakukan demi keselamatan bersama," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang pemandu wisata, Yudi mengatakan, wilayah Kecamatan Watulimo memiliki sejumlah obyek wisata andalan yang bisa menjadi destinasi untuk mengisi libur Natal maupun akhir tahun.
"Banyak sekali, selain pasir putih ada juga Pantai Prigi, Pantai Cengkrong, Pantai Damas, Pantai Peden Ciut, Pantai Watulunyu, Ekowisata Magrove Cengkrong, Gua Lowo dan Desa wisata Sawahan," katanya.
Masing-masing lokasi wisata tersebut memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pihaknya menyarankan, para wisatawan dari luar kota yang hendak berlibur dan menginap saat pergantian tahun untuk melakukan pemesanan kamar hotel sejak saat ini.
"Kalau pada hari H ke sini, hampir dipastikan akan kehabisan kamar hotel. Libur Natal hari ini saja sudah banyak yang penuh," ujarnya. (bdh/bdh)











































