Dari 26 pejabat, hanya enam yang mengalami mutasi dan menduduki posisi baru, Sedangkan 20 lainnya tetap menjabat sebagai kepala OPD lama. Beberapa OPD yang diisi oleh kepala dinas baru diantaranya dinas perindustrian dan tenaga kerja, satuan polisi pamong praja (Satpol PP), dinas komunikasi dan informatika, dinas kearsipan dan perpustakaan, dinas pariwisata dan kebudayaan, serta staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumberdaya manusia.
"Sebetulnya untuk satu jabatan ini kami sudah mempertimbangkan lebih dari satu kandidat, tapi dimasa transisi ini memang lebih ke job fit dan pengukuhan kembali. Kai yakin apa yang diputuskan ini merupakan komposisi yang maksimal," kata Bupati Emil Dardak di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Trenggalek, Jumat (23/12/2016).
Menurutnya, pemilihan kepala dinas tersebut juga telah melalui serangkaian proses pertimbangan, termasuk dengan asesmen yang dilakukan para pakar pemerintahan, sepekan lalu.
Emil mengakui proses mutasi tidak bisa dilakukan sembarangan, karena pihaknya harus memaksimalkan jumlah pejabat Eselon II A yang saat ini dimiliki Pemkab Trenggalek. "Sesuai aturan, seluruh pejabat Eselon II A itu harus mendapatkan jabatan," ujarnya.
Dari mutasi pejabat Eselon II kali ini, masih tersisa dua posisi yang lowong, yakni kepala Dinas Sosial serta Dinas Penanaman Modal. Kedua kepala dinas tersebut rencananya akan dilakukan lelang jabatan.
Untuk smeentara Bupati Trenggalek akan segera menunjuk pelaksana tugas untuk menjadi pengganti sementara posisi yang masih lowong. Hal ini dilakukan, karena proses lelang jabatan membutuhkan waktu tersendiri.
"Sedangan kami dituntut untuk segera mengoptimalkan seluru organisasi perangkat daerah sesuai dengan aturan pemerintah perundang-undangan yang baru," imbuh Emil.
Pihaknya meminta seluruh pejabat terpilih tersebut bisa bekerjasama secara masimal untuk mengawal APBD 2017 hingga 2021 dan mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati selama empat tahun kedepan.
Orang nomor satu di Pemkab Trenggalek ini menambahkan, selain pejabat Eselon II, pihaknya juga akan segera melakukan mutasi para pejabat Eselon III hingga IV. Proses tersebut rencana akan dilakukan dengan melibatkan masing-masing kepala dinas.
"Kami ingin membentuk tim yang solid di setiap OPD, sehingga tidak ada cerita bahawa kepala dinasnya tidak kompak dengan sekretaris maupun kepala bidangnya. Semuanya harus berkerja bersama-sama," jelasnya. (fat/fat)











































