1.100 PNS Pemkab Malang Dimutasi

1.100 PNS Pemkab Malang Dimutasi

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 15:48 WIB
1.100 PNS Pemkab Malang Dimutasi
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Mutasi besar-besaran digelar Bupati Rendra Kresna di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Sekitar 1.100 PNS eselon II, III, hingga VI dimutasi dalam satu pekan ini.

Pergeseran pertama digelar Senin (19/12) yakni eselon II dan IV 295 PNS. Hari ini, Jumat (23/12/2016) di Pendopo Pemkab Malang Jalan KH Agus Salim untuk 805 PNS eselon II, III dan IV.

Banyaknya pejabat atau PNS yang dimutasi, akhirnya dilanjutkan usai salat Jumat sebanyak 455 PNS, paginya 350 PNS. Hingga pukul 15.30 WIB, proses mutasi untuk kepala seksi masih berjalan.

Bupati Malang Rendra Kresna mengaku, pelantikan atau mutasi mengacu kepada amanah Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah. "Kita mengacu kepada UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah," ujar Rendra kepada wartawan di sela proses mutasi.

Rendra menambahkan, sebelum pergantian tahun pelantikan pejabat struktural sudah rampung dilakukan. "Nanti tetap akan ada evaluasi. Bagi yang kinerjanya baik tentu akan mendapatkan promosi," tambah Rendra.

Ditambahkan, pergeseran posisi ini, karena diberlakukan organisasi perangkat daerah (ODP) serta susunan organisasi tata kerja (SOTK) baru.

"Jadinya ada dinas dan badan yang dilebur dan ada yang berdiri sendiri. Itu semua sudah ada payung hukumnya dan harus kita patuhi," ungkap peraih doktor dari Universitas Merdeka (Unmer) ini.

Rendra juga menyampaikan akan adanya mutasi lagi di awal tahun mendatang. Menurut dia, semua pejabat berkesempatan mendapatkan promosi, kecuali eselon dua. Yang harus melalui assesment terlebih dahulu.

Dalam pengambilan sumpah, Rendra menegaskan bahwa dalam sumpah yang diucapkan didengar dan dilihat oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Utamakan melayani masyarakat, untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Malang sesuai visi misi Madep Mantep Maneteb," tutur Rendra usai pengambilan sumpah. (fat/fat)
Berita Terkait