PT KAI Daop IX Waspada 18 Titik Rawan Banjir Dan Longsor

PT KAI Daop IX Waspada 18 Titik Rawan Banjir Dan Longsor

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 23 Des 2016 13:30 WIB
PT KAI Daop IX Waspada 18 Titik Rawan Banjir Dan Longsor
Foto: Ardian Fanani/File
Banyuwangi - PT KA Daop IX Jember menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), di 18 titik rawan bencana banjir dan tanah longsor di sepanjang rel wilayahnya.

"Di wilayah kita, mulai dari Pasuruan sampai Banyuwangi telah diinventarisir terdapat 18 titik dalam kategori rawan bencana," kata Humas PT KAI Daop IX Jember, Luqman Arief, kepada detikcom, Jumat (23/12/2016).

18 Daerah rawan ini, lanjutnya, dibagi menjadi dua kategori, yakni rawan bencana banjir dan rawan bencana tanah longsor. Untuk kategori rawan banjir, ada di Stasiun Bangil, Pasuruan dan Stasiun Kalibaru, Banyuwangi. Sementara kategori rawan tanah longsor paling rawan di perbukitan Gumitir, Kalibaru.

Guna mempercepat penanganan saat terjadi hal yang tidak dinginkan, AMUS disiapkan di sejumlah lokasi strategis. Yakni di Stasiun Pasuruan, Probolinggo, Tanggul, Jember, Kalisat, Kalibaru dan Stasiun Banyuwangi Baru.

"Alat terdiri dari batu-batuan, besi, kayu, papan dan material lainya, sekarang sudah siap di atas gerbong datar, jadi sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, lokomotif akan langsung menarik gerbong ke tempat lokasi untuk mempercepat normalisasi jalur kereta," jelasnya.

Angkutan Natal dan Tahun Baru 2017 digelar PT KAI Daops IX Jember, selama 17 hari. Mulai 23 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017. Mengantisipasi lonjalan penumpang, pihaknya juga menambah 1 gerbong KA Mutiara Timur dengan kapasitas 64 penumpang. (fat/fat)
Berita Terkait