Kegiatan tersebut digelar memperingati HUT ke-245 Banyuwangi, Selasa (20/12/2016) malam. Sesaat sebelum shalawat dibuka, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sambil berdoa agar NKRI semakin sejahtera dan tenteram di bawah UUD 1945.
"Kita bersama-sama berdoa dan berselawat untuk bangsa Indonesia, semoga senantiasa diberikan ketenteraman dan kesejahteraan di bawah UUD 1945 dan konsep final Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar saat membuka acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Anas juga berharap, dengan acara tersebut, doa terus mengalir untuk kemajuan Banyuwangi di masa mendatang. Pasalnya, di masa depan yang makin beragam tantangan, usaha dan kerja keras saja tak cukup. Perlu doa dan spiritual yang mengawal moral dan akhlak supaya menjadi lebih baik.
"Usaha saja tidak cukup, kerja keras saja tidak akan bisa. Tantangan tahun depan semakin berat. Insya Allah dengan doa bersama dan sholawat Nabi ini langkah ke depan bisa dimudahkan," ujar Anas.
Habib Syech, yang dikenal memiliki puluhan ribu jemaah, pun ikut serta mendoakan kemajuan Banyuwangi. Setelah berdoa, jamaah bersama-sama melantunkan sholawat dan lagu-lagu religi bernuansa nasionalisme. Seperti lagu "Merah Putih" dan "Tanah Airku". Uniknya, lagu-lagu tersebut, berbalut sholawat dan iringan rebana.
Di penghujung acara, semua hadirin menyanyikan lagu "Garuda Pancasila". Semua pengunjung yang memadati Stadion Diponegoro serentak menyanyikan salah satu lagu kebangsaan tersebut seraya berdiri.
"Semoga Banyuwangi semakin maju, pemimpinnya diberikan kekuatan dan rakyatnya diberikan kesejahteraan," ungkap pemimpin grup sholawat Ahbabul Musthofa itu. (fat/fat)











































