Warga Pasuruan Meninggal Terseret Banjir

Warga Pasuruan Meninggal Terseret Banjir

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 17 Des 2016 13:49 WIB
Warga Pasuruan Meninggal Terseret Banjir
Korban tewas terseret banjir/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Banjir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan menyebabkan satu warga meninggal dunia. Korban bernama Bahrul Mukmin (33) warga Desa Tambakan, terpeleset saat berada di tambak dan terseret banjir yang datang tiba-tiba.

Abdul Ghofur, kakak ipar korban, mengaku Bahrul memang tidak bisa berenang. "Dia hendak mencuci kaki di jembatan, namun karena derasnya aru,s dia mungkin terpeleset dan hanyut. Dia tak bisa berenang," kata Abdul Ghofur, Sabtu (17/12/2016).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/12) sore, saat banjir datang. Luapan banjir menyebabkan ketinggian air di tambak mencapai 10 meter.

Begitu mendengar kejadian tersebut, warga beserta Tim SAR dan Satpol PP langsung melakukan pencarian. Namun karena derasnya arus, pencarian dihentikan.

Pencarian dilanjutkan Sabtu pagi. Jasad pria lajang tersebut ditemukan di tengah tambak saat kondisi air mulai surut. "Memang benar, korban meninggal karena terseret arus," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana.

Banjir Bangil akibat hujan yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan sejak Jumat (16/12) siang. Selain Bangil, sejumlah desa di Kecamatan Beji, Gempol dan Rejoso juga terendam banjir.

Ketinggian banjir yang melanda belasan desa di empat kecamatan tersebut berkisar antara 60 cm hingga 1 meter. Meski begitu, kondisi tersebut tidak sampai membuat warga mengungsi.

Banjir di sejumlah desa hanya menggenangi jalan dan tidak masuk ke rumah. Kecuali di Desa Kedungringin dan Kedungboto Kecamatan Beji yang merendam rumah-rumah warga.

(fat/fat)
Berita Terkait