Komisi A DPRD Surabaya Cek Lokasi Buffer Zone TPA Benowo

Komisi A DPRD Surabaya Cek Lokasi Buffer Zone TPA Benowo

Zainal Effendi - detikNews
Jumat, 25 Nov 2016 15:30 WIB
Komisi A DPRD Surabaya Cek Lokasi Buffer Zone TPA Benowo
Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Pemkot Surabaya berencana menyiapkan buffer zone di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Anggota DPRD Surabaya pun memastikan terlebih dulu sebelum daerah penyangga itu dibangun.

Rombongan Komisi A yang dipimpin Ketua Komisi A Herlina Harsono Njoto bersama 5 anggotanya melakukan sidak ke TPA Benowo. Menurutnya, sidak yang dilakukan untuk menjawab polemik besaran anggaran pembangunan buffer zone di TPA Benowo sebesar Rp 170 juta.

"Kami ingin melihat langsung dimana lokasi buffer zone," kata Herlina di sela-sela sidak di TPA Benowo, Jumat (25/11/2016).

Peta Lokasi Buffer ZonePeta Lokasi Buffer Zone/Foto: Zainal Effendi
Rombongan Komisi A ini ditemui langsung pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) serta Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT). Rombongan mendapat penjelasan jika terdapat perjanjian agar pengelola diwajibkan melakukan penghijauan di dalam area TPA.

"Sesuai dengan perjanjian, mereka (PT SO) melakukan penghijauan di sekeliling TPA dengan nilai Rp 170 juta dan sekaligus menjawab polemik nilai buffer zone," imbuh Herlina.

Sementara Kabid Sarana Prasarana Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya Ipong Wisnu menjelaskan untuk sementara penghijauan di dalam kawasan TPA sudah dilakukan. "Penghijauan sudah dilakukan PT SO di jalan inspeksi sisi kanan dan kiri," kata Ipong.

Komisi A DPRD Surabaya Cek Lokasi <i>Buffer</i> Zone TPA BenowoKawasan Hijau di TPA Benowo/Foto: Zainal Effendi
Untuk buffer zone kata Ipong akan dibangun di luar kawasan TPA dan melakukan pembelian tanah milik warga yang ada di sekeliling TPA. "Untuk tanah akan ditangani DPBT dan sudah ada perencanaan," imbuh dia.

Kepala DPBT Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu menegaskan jika pihaknya sudah menganggarkan Rp 400 Miliar lebih untuk pembebasan tanah milik warga yang digunakan untuk pembangunan buffer zone.

"Nantinya ada sekitar 17 persil tanah yang akan dibebaskan dengan nilai yang bervariasi," ujar Maria. (ze/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini