Latihan Susur Sungai, Relawan BPBD Jember Hilang Terbawa Arus

Latihan Susur Sungai, Relawan BPBD Jember Hilang Terbawa Arus

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 24 Nov 2016 11:55 WIB
Latihan Susur Sungai, Relawan BPBD Jember Hilang Terbawa Arus
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Seorang relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Noveri Eko Purnomo, hanyut terbawa arus sungai saat latihan inisiatif susur Sungai Suren di Dusun Rowo Timur, Desa/Kecamatan Pakusari. Noveri hilang saat latihan Water Rescue bersama empat rekannya menggunakan perahu karet dan beberapa ban, Rabu (23/11) sore kemarin.

Berdasarkan informasi yang didapat dari rekan Noveri, Rezha Pratama, korban hilang usai masuk jeram 5.

"Latihan ini mandiri murni inisiatif dari teman-teman relawan sendiri, bukan program resmi dari BPBD Jember. Rombongan mulai start latihan pukul 13.00 WIB. Dalam latihan itu ada 5 orang yaitu saya, mas Noveri, Aditya, mas Muji, dan Aldo," kata Rezha, Kamis (24/11/2016).

Ia menerangkan, formasi yang digunakan yakni Noveri dan Aditya di depan, Rezha di tengah, sementara Muji dan Aldo di belakang. Pada pukul 14.00 WIB rombongan sampai di jeram 4.

"Posisi saya ada di tebing di antara jeram 4 dan 5 standby dengan tali lempar. Saya melihat dengan jelas mas Noveri masuk jeram 5 yang kemudian disusul Aditya dengan maksud mencegat teman teman berjaga jika ada yang terbalik atau lepas dari perahu/ban," terangnya.

"Setelah masuk jeram 5, saya tidak bisa lagi melihat mas Noveri dan Aditya karena terhalang pohon bambu. Selang 10 menit ban mas Noveri ditemukan oleh Aditya yang tersangkut di batu 100 meter dari TKP," imbuhnya.

Kemudian, rombongan sampai di finish belakang waterboom Nongai sekitar pukul 14.30 WIB. Penelusuran pun dilakukan untuk mencari Noveri mulai pukul 15.00 WIB dengan pembagian 4 kru darat dan 1 sru air dari TKP hingga finish.

"Setelah disisir sebanyak 3 kali, sru Muji menemukan helm dan pelampung yg digunakan mas Noveri di jarak 400 meter dari TKP. Pencarian dihentikan pukul 23.00 WIB. Operasi SAR ditutup dengan hasil nihil dan dilanjutkan Kamis pagi," tutup Rezha.

Pada pencarian lanjutan pagi tadi dilakukan oleh Tim Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan juga dibantu oleh warga setempat.

"Pencarian mulai dari tadi pagi. Banyak warga Pakusari dan juga luar Pakusari yang ikut turun menelusuri sungai Suren untuk mencari korban," kata salah seorang warga setempat, Muhammad Ridwan (25).

Ia menerangkan, TKP di Sungai Suren memang diketahui membahayakan karena memiliki arus deras dan juga banyak bebatuan terjal.

"Bahkan di belakang TKP itu kedalaman mencapai 5 meter. Jadi memang sangat membahayakan untuk yang tidak berhati hati jika latihan di sini," tutur Ridwan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi mengaku terkejut dengan yang dialami Noveri. Sebab selama ini Noveri dikenal relawan yang cukup handal. Noveri merupakan salah satu relawan utama bagi BPBD Jember.

"Kita mengenalnya sudah cukup lama. Salah satu relawan yang kita anggap sangat berpengalaman. Saya pribadi juga sempat terkejut," katanya.

Mengenai latihan susur sungai yang dilakukan Noveri kemarin, Heru menegaskan itu murni kegiatan relawan sendiri. "Itu inisiatif pribadi, bukan bagian dari kegiatan BPBD Jember. Tapi mereka memang relawan kita," pungkasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait