Parade Bhinneka Tunggal Ika di Surabaya: NKRI dan Pancasila Harga Mati

Parade Bhinneka Tunggal Ika di Surabaya: NKRI dan Pancasila Harga Mati

Zainal Effendi - detikNews
Sabtu, 19 Nov 2016 15:08 WIB
Parade Bhinneka Tunggal Ika di Surabaya: NKRI dan Pancasila Harga Mati
Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Parade Bhinneka Tunggal Ika juga digelar di Kota Surabaya. Seruan agar masyarakat tetap jaga keutuhan Indonesia berkumandang.

Pantauan detikcom, aksi damai diawali dengan doa bersama dari masing masing agama yang dilanjutkan dengan orasi yang intinya mendukung utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) digelar di Taman Apsari, Gubernur Suryo (Gusur), Sabtu (19/11/2016).

Massa juga menyanyikan lagu yang digubah isinya sebagai semangat menjaga kebhinnekaan di Indonesia.

"NKRI siapa yang punya, NKRI siapa yang punya. Yang punya kita semua, Pancasila siapa yang jaga, Pancasila siapa yang jaga. Yang jaga kita semua," demikian penggelan nyanyian para peserta aksi.

Acara yang digagas Aliansi Kebangsaan Jawa Timur ini sebagai kegalauan melihat perkembangan politik di Tanah Air yang mengarah pada perpecahan.

"Ini merupakan respon atas kejadian yang terjadi akhir akhir ini sekaligus menegaskan bahwa NKRI harga mati dan Pancasila sebagai ideologi serta kerukunan antar umat serta antar budaya di Indonesia harus tetap dijaga," kata Kusnan, Koordinator Aliansi Kebangsaan Jawa Timur.

Aksi yang digelar di depan Gedung Negara Grahadi membuat arus lalu lintas di Gusur terpantau padat. Sementara petugas kepolisian, Satpol PP dan Linmas Surabaya ikut mengamankan sekaligus mengatur lalu lintas.

Petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) juga siaga di lokasi karena mengantisipasi banyaknya sampah yang ditinggalkan usai parade.

Selain orasi budaya dan doa bersama antar agama, parade Bhinneka Tunggal Ika itu juga diwarnai atraksi seni tradisional seperti barongsai dan Reog Ponorogo. (ze/ugik)
Berita Terkait