Pengguna jalan yang hendak melewati jalan ini terpaksa mendorong motornya karena khawatir terjatuh dan mogok.
"Daripada jatuh pak. Mending didorong motornya, soalnya lihat yang di depan tadi sudah banyak yang mogok," kata Irwan, salah seorang warga kepada detikcom, di lokasi banjir, Kamis (17/11/2016).
Foto: Ainur Rofiq |
Hujan disertai angin juga membuat banjir pemukiman warga di Desa Gondang, Kecamatan Gondang. Sedikitnya 23 rumah warga tergenang air setinggi 20-30 cm.
Banjir di Gondang dan Sukosewu ini terjadi karena Sungai Pacal yang tidak mampu menampung air hujan, sehingga meluber ke pemukiman warga dan jalan.
Sementara itu, satu rumah di Dusun Klangkrang, Desa Tegalkodo, Kecamatan Sukosewu, atapnya ambruk akibat diterjang angin kencang. Pemilik rumah, Suwarno (38), istrinya Muryati (35) serta dua anaknya Sandi (11) dan Saputra (6) yang saat kejadian berada di dalam rumah mengalami luka luka karena tertimpa reruntuhan atap rumahnya.
Foto: Ainur Rofiq |
Pihak BPBD Kabupaten Bojonegoro bersama TNI dan Polri yang mendatangi lokasi kejadian langsung ikut membantu proses evakuasi. Bantuan makanan juga telah disalurkan.
"Kita bantu evakuasi sekaligus kita bantu pasokan makanan. Ini musibah terjadi karena hujan deras disertai angin yang terjadi di Bojonegoro sejak Rabu sore," jelas Sukirno, Kasi Penanggulangan Bencana BPBD Bojonegoro. (bdh/bdh)











































Foto: Ainur Rofiq
Foto: Ainur Rofiq