Proyek Box Culvert di Jemur Ngawinan Sebabkan Banjir, Pemkot Minta Maaf

Proyek Box Culvert di Jemur Ngawinan Sebabkan Banjir, Pemkot Minta Maaf

Zainal Effendi - detikNews
Rabu, 16 Nov 2016 13:40 WIB
Proyek Box Culvert di Jemur Ngawinan Sebabkan Banjir, Pemkot Minta Maaf
Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengatasi masalah banjir di perkampungan Jemur Gayungan yang disebabkan pengerjaan proyek box culvert (gorong-gorong) di Jemur Ngawinan.

Kabid Perencanaan dan Pemanfaatan Aset Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Surabaya Ganjar Siwo Pranowo mengaku pihaknya sudah melakukan evaluasi dengan memerintahkan sistem buka tutup bendungan dari karung pasir di sisi barat (dekat frontage road).

"Jika mulai turun hujan kita lakukan pemantauan elevasi air di sekitar kawasan itu. Jika mulai naik maka karung pasir harus dibuka dan pintu air di sisi timur juga dibuka sehingga air tidak meluap ke pemukiman," katanya, Rabu (16/11/2016).

Pihaknya juga melakukan pola pembangunan 1:1 atau melakukan pemasangan box culvert satu persatu. "Kan box culvert kita pasang dua. Sekarang kita buat pola kerjakan satu, satu sisi masih terbuka sehingga air tetap mengalir," ujarnya.

Ganjar juga meminta maaf kepada warga yang terimbas banjir akibat pengerjaan box culvert.

"Kami mohon maaf, kiita akan semaksimal mungkin melakukan pengerjaan tanpa menimbulkan masalah baru," imbuh dia sambil berharap masyarakat bisa memaklumi kondisi dilapangan.

Pemkot Surabaya melakukan pengerjaan box culvert di Jemur Ngawinan sepanjang 520 meter untuk mengatasi kepadatan di kawasan Jemursari pada pagi dan sore hari.

Namun pengerjaan box culvert menyisakan masalah baru yakni banjir yang masuk ke dalam perkampungan. Padahal sebelum ada pengerjaan perkampungan Jemur Ngawinan dan Jemur Gayungan tidak pernah banjir.

Catatan detikcom, pemkot memang sudah menyulap sungai menjadi jalan raya untuk mengurangi kemacetan.

Seperti halnya sungai di Semolowaru, Menur, Wiyung dan Banyuurip telah ditimbun box culvert ukuran raksasa. Di atas box culvert itu kini sudah jadi jalan raya.

Sungai di Jemur Ngawinan yang mendekati perlintasan kereta api dan Jalan Ahmad Yani juga akan dipakai untuk pelebaran jalan. (ze/ugik)
Berita Terkait