Hujan Disertai Angin Kencang di Jombang, Puluhan Rumah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang di Jombang, Puluhan Rumah Rusak

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 06 Nov 2016 18:32 WIB
Hujan Disertai Angin Kencang di Jombang, Puluhan Rumah Rusak
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Puluhan rumah di Jombang, Jawa Timur rusak parah. Angin kencang menerjang Dusun Ngampel dan Sumberagung, Desa Sumberagung Kecamatan Perak, Minggu (6/11/2016) sore.

Selain merusak sedikitnya 50 rumah, peristiwa ini menyebabkan seorang warga terluka. Hujan deras yang disertai angin kencang membuat atap rumahnya dan rumah tetangga yang terbuat dari asbes, beterbangan.

Salah seorang korban, Kunarti (42) mengatakan, puting beliung menerjang Dusun Sumberagung sekitar pukul 15.00 Wib. Dalam kondisi ketakutan, dia berusaha menyelamatkan diri dengan lari ke luar rumah untuk berteduh di bawah pohon.

Namun, baru beberapa meter dia melangkah dari rumahnya, asbes menimpa kepalanya hingga dia tersungkur.

"Setelah angin reda saya ditolong tetangga untuk berobat. Kata pak mantri, luka sobek saya sekitar 5 centimeter," paparnya.
Foto: Enggran Eko Budianto

Kepala Desa Sumberagung, Agus Dwi Iriawan (40) menuturkan, angin kencang yang akrab disebut warga sebagai puting beliung terjadi dalam cepat.

"Jumlah rumah warga yang rusak masih dalam pendataan. Namun, perkiraan sementara ada 50 rumah warga yang rusak, ada yang temboknya ambruk, ada pula yang hanya atapnya rusak," terangnya.

Tak hanya itu, tambah Agus, musibah ini mengakibatkan seorang warganya terluka tertimpa asbes. Dia akan segera melaporkan dampak puting beliung ini ke kecamatan dan Pemkab Jombang.

"Maunya warga dapat bantuan. Makanya nanti kami laporkan peristiwa ini," tandasnya.

Sebelumnya, puting beliung pada Sabtu (29/10) sore menerjang Dusun Branjang, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno mengakibatkan sekitar 75 rumah penduduk rusak.

Angin puting beliung juga menerjang Dusun Sumbermiri, Desa Begasurkedaleman, Kecamatan Gudo, Sabtu (1/10) sore. Akibatnya, sekitar 80 rumah penduduk dan sejumlah fasilitas umum rusak. (ugik/ugik)
Berita Terkait