"Sanggar ini didirikan untuk mensejahterakan petani Indonesia dan memperoleh hasil pertanian yang berkualitas tinggi. Sanggar ini juga mengajarkan petani teknik budidaya yang tepat dan cara mengendalikan hama penyakit termutakhir," kata CEO Monsanto Indonesia Ganesh Pamugar Satyagraha, dalam rilisnya, Selasa (1/11/2016).
Dia menambahkan di sanggar ini petani akan dilatih instruktur yang menerapkan best agronomic practice terkait penggunaan benih unggul, pola tanam, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit hingga penanganan pasca panen.
Bahkan, jelas dia, petani diajak diskusi tentang cara bercocok tanam jagung yang baik dan bagaimana meningkatkan pendapatan petani jagung dengan memaksimalkan hasil panen, mengurangi biaya produksi dan juga akses pasar dan pemasaran yang kuat. (fat/fat)











































