15 Hari, Enam Pelaku Kejahatan dan Narkoba Diamankan

15 Hari, Enam Pelaku Kejahatan dan Narkoba Diamankan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 03 Nov 2016 12:39 WIB
15 Hari, Enam Pelaku Kejahatan dan Narkoba Diamankan
Pelaku Kejahatan dan Narkoba Diamankan/Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Dalam 15 hari, polisi berhasil meringkus 6 pelaku kejahatan. Selain kejahatan konvensional, 2 pelaku yang diringkus dua pria asal Sumenep, yang dicurigai sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Kedua pelaku narkoba bernama Idris Suryadi (42) dan Akrawi (38), diringkus di dua lokasi berbeda di wilayah Situbondo dan Bondowoso.

"Barang bukti yang diamankan, di antaranya sabu-sabu seberat hampir 3 gram. Sekarang masih dikembangkan untuk mengungkap pemasok narkoba kepada kedua tersangka," kata Kapolres Situbondo AKBP Puji Hendro Wibowo, saat jumpa pers di mapolres, Kamis (3/11/2016).

Selain dua pelaku narkoba, aparat kepolisian Situbondo juga membekuk 2 kawanan alap-alap sapi asal Jember. Hartono (44) dan Adi Purnomo (25), diringkus tak lama setelah menggasak 2 ekor sapi milik warga di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan.

Selain 2 ekor sapi hasil curian, dari tangan keduanya polisi juga mengamankan satu unit mobil Daihatsu Gran Max L 1598 NU yang digunakan pelaku menjalankan aksinya.

"Barang bukti 2 ekor sapi ini akan langsung kita serahkan kepada pemiliknya, tanpa dipungut biaya atau gratis. Ini sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Tapi dengan catatan, barang bukti itu siap dihadirkan saat dibutuhkan dalam proses hukumnya," tandas Kapolres Puji.

Dua pelaku lagi yang berhasil diamankan, adalah pelaku perkosaan terhadap anak di bawah umur. Pelaku berinisial FB (17) dan RS (23), ditangkap setelah dilaporkan menggilir seorang siswi sebuah SMK di Situbondo, di tengah kebun tebu di Kecamatan Asembagus. Para pelaku menyeret korban usai mencekokinya dengan minuman keras. Dua pelaku lainnya berinisial AM dan AY hingga kini masih buron.

"Untuk 2 pelaku yang masih buron, kami mengimbau agar menyerahkan diri untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Karena kalau tidak, anggota kami akan terus melakukan pengejaran," tegas perwira polisi kelahiran Kediri itu. (fat/fat)
Berita Terkait