Bupati Abdullah Azwar Anas bersama tokoh agama di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi menghadiri kegiatan umat Budha, Danamaya Punnakari Yayattu dalam rangka perayaan Asadha 2560 Tahun Budhis di Pantai Wisata Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (30/10/2016).
Di hadapan ratusan umat Budha dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi, Bupati Anas mengharap umat beragama terus meningkatkan kerukunan tanpa terpengaruh berbagai provokasi SARA.
"Kini di media sosial sedang marak provokasi SARA, yang ingin membenturkan antar umat beragama. Maka, hal tersebut jangan sampai terjadi di daerah kita ini," ujarnya.
Tak hanya itu, bagi Anas, kerukunan antar umat beragama juga menjadi pilar penting dalam menjaga NKRI.
"Yang paling mudah untuk mengadu sesama anak bangsa adalah dengan provokasi agama. Maka dari itu, penting untuk menjaga kerukunan ini, karena merupakan pilar penting dalam menjaga NKRI," terangnya.
Banyuwangi bisa maju, kata Bupati Anas, berkat masyarakatnya selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.
"Tidak mungkin investor datang ke Banyuwangi dan membuka berbagai lapangan pekerjaan bagi rakyat, jika kondisi Banyuwangi tidak aman," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anas juga mengajak umat Budha dan segenap elemen masyarakat lainnya, untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program-program Pemkab Banyuwangi. Baik program yang berada ditingkat kabupaten maupun yang berada ditingkat desa.
Misalnya dalam program Banyuwangi Children Center dan Penanganan UGD Kemiskinan, Anas mengajak para pendeta dan pemuka agama lainnya, untuk ikut mensosialisasikan kepada umat dalam berbagai kesempatan.
"Melalui itu, bapak ini bisa turut serta melaporkan jika terjadi tindak kekerasan terhadap anak. Atau ada anak terlantar, orang sakit atau rumah tidak layak huni kepada call center atau bisa langsung ke kepala desa," terangnya. (fat/fat)











































