Cerita di Balik Tagline 'Pasuruan Always Fresh'

Cerita di Balik Tagline 'Pasuruan Always Fresh'

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 27 Okt 2016 17:40 WIB
Cerita di Balik Tagline Pasuruan Always Fresh
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Kabupaten Pasuruan memiliki tagline berbunyi 'Pasuruan Always Fresh'. Tagline ini belum lama diperkenalkan dan disebut manifestasi dari potensi daerah di antara dua pegunungan dan laut utara ini.

"Tagline itu hasil kajian dan penelitian, tidak tiba-tiba ada," kata Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf kepada detikcom, di Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusti, Kamis (27/10/2016).

Menurut dia, tagline tersebut merupakan perwujudan dari daerah yang memiliki potensi luar biasa baik potensi alam, pertanian dan produk lokal. Dari hasil kajian tersebut kemudian disepakati tagline 'Pasuruan Always Fresh'.

"Pasuruan punya alam yang indah yang bisa dikelola sebagai kawasan pariwisata. Ada Bromo, Arjuna-Welirang dan Penanggungan. Potensi airnya juga luar biasa, hasil pertaniannya juga kaya," jelasnya.

Fresh selain berarti segar juga bermakna inovasi dan kreativitas dari warganya. Dalam hal ini terwujud dalam produk-produk UKM. UKM harus terus berinovasi agar mampu bersaing di pasaran.

Sebagaimana diketahui, memiliki tanah yang subur dengan sumber air melimpah sehingga persawahan mendapat irigasi cukup dan produksi padi dan jagung surplus.

Bumi Pasuruan juga menghasilkan aneka macam buah segar diantaranya apel, strawberry, durian, mangga dan lainnya. Bunga sedap malam, krisan, mawar juga bisa tumbuh subur dan menjadi andalan para petani untuk mendulang rupiah.

Selain buah dan bunga, tumbuh subur aneka sayuran seperti kentang, kubis hingga paprika. Di sektor perkebunan, Kabupaten Pasuruan juga memiliki kopi dan cengkeh.

Pemkab Pasuruan saat ini terus mendorong perkebangan UKM dengan berbagai upaya. Selain membantu promosi kebijakan juga berpihak pada pelaku usaha kecil dan menengah. Salah satu langlah besar adalah adalah program klinik ekonomi Satrya Emas (Pusat Strategi dan Pelayanan Ekonomi Maslahat).

Produk-produk UKM seperti bordir, kerajian logam, garmen, handycraft, mebel dan terutama makanan dan minuman hasil olahan pertanian terus berkembang. (fat/fat)
Berita Terkait