DetikNews
Rabu 26 Oktober 2016, 13:36 WIB

Cegah Kanker Serviks, Pekerja Wanita di Sidoarjo akan Jalani Tes IVA

Budi Hartadi - detikNews
Cegah Kanker Serviks, Pekerja Wanita di Sidoarjo akan Jalani Tes IVA Ilustrasi/Foto: Ajeng Annastasia K
Sidoarjo - 1.250 Pekerja wanita di Sidoarjo akan menjalani pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) atau mendeteksi kanker leher rahim. Pemeriksaan akan dilakukan oleh tim dokter dari Direktorat Bina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pelopor di daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Dan diharapkan pula dapat terus berlangsung sebagai bentuk upaya pemerintah untuk penurunan jumlah kanker serviks di Indonesia, serta sebagai upaya pencapaian produktivitas kerja dan peningkatan daya saing pada pekerja perempuan di Indonesia," kata Plt Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Kemenaker, Maruli A. H, pada detikcom, Rabu (26/10/2016).

Pemeriksaan IVA ribuan buruh dilakukan di PT ECCO Indonesia merupakan rangkaian dari kegiatan program pemeriksaan sebelumnya. Dalam kegiatan ini dilakukan secara pararel kegiatan sosialisasi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan IVA.

Puncak acara sosialisasi dan pemeriksaan IVA menurut Maruli dilakukan Kamis 27 Oktober 2016 besok, dan akan ditinjau oleh Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Yusuf Kalla.

Tes IVA merupakan salah satu upaya pemeriksaan awal yang diprioritaskan bagi perempuan Indonesia untuk dapat dilakukan penanganan tepat dan cepat bila diketahui gejalanya. Kegiatan ini juga mendorong upaya Nasional dan Internasional untuk menekan jumlah korban akibat kanker.

"Sesuai dengan tujuan untuk mendukung gerakan yang bertemakan revolusi mental, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) - Kabinet Kerja menyusun program-program yang dapat mengubah pola pikir dan memberdayakan masyarakat agar dapat hidup mandiri, produktif, kreatif, dan berkarakter," jelas Maruli.

Penciptaan tenaga kerja yang produktif tambah Maruli, merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah saat ini. Kenyataan yang sudah terbukti bahwa produktivitas merupakan salah satu faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

"Maka berbagai hal yang berpotensi menimbulkan menurunnya produktivitas pada kaum perempuan harus dideteksi sedini mungkin, pemeriksaan IVA salah satu bentuk upayanya," harap Maruli.

Sementara Direktur Bina Bina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemenaker Dewi Rahayu menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya upaya pencegahan kanker leher rahim sejak dini, dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat baik di rumah maupun di tempat kerja.

Data pemerintah tahun 2015, jumlah penderita kanker serviks pada perempuan Indonesia bertambah setiap tahunnya. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat dalam kurun waktu 10 tahun mendatang, jika tidak dilakukan tindakan upaya-upaya pencegahan.

Sejak tahun 2015, Kementerian Ketenagakerjaan dan OASE telah melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 7.503 orang pekerja wanita. Jumlah tersebut terdiri dari pemeriksaan di PT Sritex – Sukoharjo sebanyak 4.000 orang, PT Primayuda – Boyolali sebanyak 1.000 pekerja dan PT SAMA – Semarang sebanyak 2.503 pekerja. Dari seluruh jumlah tersebut yang dinyatakan positif atau perlu melakukan pemeriksaan tindak lanjut sebanyak 36 orang (0,48%).
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed