Untuk menstimulasi agar kaum muda tergerak berkecimpung untuk bertani, dilakukan rangsangan agar ada penerus atau pakar dari mahasiswa atau pemuda bermunculan, seiring krisis pemulia tanaman. Salah satunya mengikuti jobfair dari kampus ke kampus.
"Jobfair seperti ini membantu merangsang mahasiswa atau pemuda yang sangat mencintai teknologi. Peran mereka dalam menuntut ilmu pertanian utamanya bioteknologi pastinya akan membantu mengatasi masalah pemerintah dalam pengadaan pangan," kata Human Resource Lead Monsanto Indonesia Lidia Rusvita, Senin (24/10/2016).
Lidia mencontohkan jobfair yang sudha digelar sebelumnya di Malang dan kota lainnya, salah satunya di IPB. Semua mahasiswa antusias dengan perkembangan bioteknologi dalam sektor pertanian. "Bahkan para mahasiswa tertarik dengan beasiswa yang ditawarkan agar bisa meneruskan kuliah kejenjang yang lebih tinggi," tambahnya.
Seorang mahasiswi yang ikut jobfair, Hartati merasa senang dengan adanya jobfair tersebut. "Ini membuka wawasan saya untuk meraih kesempatan beasiswa bidang teknologi pertanian. Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah, pasti semuanya butuh makan. Apalagi jumlah petani makin sedikit jumlahnya," ujarnya. (fat/fat)











































