Amankan Wisuda Dua Perguruan Silat, Polres Trenggalek Siagakan 800 Personel

Amankan Wisuda Dua Perguruan Silat, Polres Trenggalek Siagakan 800 Personel

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 22 Okt 2016 18:43 WIB
Trenggalek - Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur menyiagakan 800 personel gabungan untuk mengamankan wisuda dua perguruan silat PSHT dan Pagar Nusa (PN), Sabtu (22/10/2016). Polisi juga meminta tambahan pengamanan dari polres sekitar.

Kapolres Trenggalek, AKBP I Made Agus Prasetya mengatakan, 800 personel keamanan yang disiagakan terdiri dari anggota kepolisian, TNI, Satpol PP serta tim pengamanan internal dari masing-masing perguruan silat.

"Seluruh personel keamanan akan kami sebar di titik-titik rawan, maupun jalur yang dilewati oleh rombongan siswa yang akan diwisuda," katanya kepada sejumlah wartawan.

Pihaknya optimistis prosesi wisuda kenaikan tingkat yang akan dilakukan dua perguruan silat di Trenggalek tersebut akan berjalan dengan lancar, karena sebelumnya polisi telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan kedua perguruan. Bahkan pucuk pimpinan pesilat di tingkat kabupaten telah menandatangani kesepatan damai.

"Untuk mencegah terjadinya gesekan antar pesilat maupun dengan warga, kami meminta pintu masuk antar kabupaten dilakukan sterilisasi dari simpatisan maupun penggembira luar kota," ujar Agus.

Selain tim pengamanan dari Trenggalek, Kapolres Trenggalek juga telah meminta bantuan pengamanan dari beberapa polres samping, seperti Tulungagung, Ponorogo dan Polres Pacitan.

"Mereka akan membantu sterilisasi di setiap pintu masuk antar kabupaten. Sebelumnya kami juga membantu polres samping saat ada wisuda kenaikan tingkat dari perguruan silat," imbuhnya.

Orang nomor satu di Polres Trenggalek ini meminta seluruh, pesilat yang akan mengikuti prosesi wisuda untuk menjaga ketertiban saat berada di jalan raya. Pihaknya mengaku akan memberikan tindakan tegas apabila ada oknum pesilat yang sengaja melakukan pelanggaran hukum.

Sesuai dengan skenario yang telah disepakati, pemberangkatan pesilat dilakukan secara bersama-sama dari masing-masing kecamatan dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI.

"Ini tadi sudah mulai diberangkatkan, hampir seluruhnya menggunakan mobil, kalaupun ada yang menggunakan sepeda motor, kami meminta untuk mematuhi aturan berkendara, wajib pakai helm dan tidak boleh menggunakan knalpot brong," tegas Agus.

Dari data di kepolisian, jumlah siswa yang akan mengikuti prosesi wisuda pesilat sebanyak 822 orang, terdiri dari 472 siswa PSHT dan 350 siswa Pagar Nusa.

Proses wisuda pesilat akan dilakukan secara bersamaan pada Sabtu malam ini di dua lokasi berbeda, yakni di Padepokan Pagar Nusa Karangan dan Padepokan PSHT Sumberingin, Karangan. (bdh/bdh)
Berita Terkait