Sudah Bayar Tapi Belum Teraliri Listrik, Warga Datangi PLN Jember

Sudah Bayar Tapi Belum Teraliri Listrik, Warga Datangi PLN Jember

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 20 Okt 2016 17:32 WIB
Sudah Bayar Tapi Belum Teraliri Listrik, Warga Datangi PLN Jember
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Ratusan arga di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember belum bisa menikmati aliran listrik seperti masyarakat pada umumnya. Atas kekesalan itu, warga mendatangi kantor PLN area Jember di Jalan Gajahmada, Kecamatan Kaliwates.

Salah seorang warga, Sholeh (56) mengatakan, pihaknya sudah membayar untuk biaya pemasangan instalasi listrik sebesar Rp 1.375.000. Biaya itu sesuai dengan biaya standar pemasangan listrik yang dipatok oleh pemerintah.

"Kami sudah membayar sejak November 2015 lalu. Tetapi sampai sekarang listrik belum juga terpasang. Sementara warga yang membayar Rp 4 juta, instalasi listriknya langsung bisa digunakan," terang Sholeh, Kamis (20/10/2016).

Dia menyebutkan, saat ini ada ratusan warga di empat dusun di Desa Mulyorejo yang belum bisa menikmati fasilitas listrik dari negara. Dari jumlah itu, Sholeh mengklaim ada 30 KK yang sudah membayar pemasangan instalasi listrik namun belum bisa terealisasi.

"Warga itu ada di Dusun Baban Timur, Baban Barat, Baban Atas dan Batu Ampar. Sementara ini, kami menggunakan minyak dari tanaman jarak untuk menyalakan lampu minyak sebagai penerangan pada malam hari," ulasnya.

Dia mendesak agar PLN area Jember segera mengalirkan listrik di instalasi warga yang sudah terpasang tersebut. Bahkan, jika kasus itu terus berlanjut, warga siap menempuh jalur hukum.

"Kalau tidak segera dipasang, maka ini sudah bentuk penipuan, karena kami sudah membayar dan telah memiliki SLO (Sertifikat Layanan Operasi) sebagai syarat terakhir pengaliran listrik ke rumah warga," tegasnya.

Sementara Assisten Manager Bidang Pelayanan dan Administrasi PLN Area Jember, Irfan, mengaku akan segera memenuhi tuntutan warga. Ketika ditanya mengenai alasan tidak segera dilakukan pengaliran listrik di empat dusun itu, Irfan mengelak dan memberikan keterangan lain.

"Sudah (jangan membahas) yang itu. Yang jelas ke depan ada beberapa skala prioritas yang akan kami lakukan. Mulai dari tidak ada instalasi, lalu diberi instalasi. Dari yang sudah ada instalasi, tinggal dialiri listrik dan prioritas selanjutnya," ujarnya. (fat/fat)
Berita Terkait