Warga Binaan dan Petugas Lapas Blitar Jalani Tes Urine

Warga Binaan dan Petugas Lapas Blitar Jalani Tes Urine

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 20 Okt 2016 12:58 WIB
Warga Binaan dan Petugas Lapas Blitar Jalani Tes Urine
Foto: Erliana Riady
Blitar - Warga binaan Lapas Klas 2 Blitar menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Satresnarkoba Polresta Blitar.

Kedatangan petugas tanpa pemberitahuan ini sempat membuat petugas lapas panik dan melaporkan ke Kalapas. Setelah berbicara empat mata antara Kepala BNN Blitar AKBP Henry Siswanto dengan Kalapas Kls 2 Blitar Rudi Sarjono, rombongan dipersilahkan masuk ke ruangan besar.

Kalapas memerintahkan pemeriksaan tes urine dilakukan kepada 100 warga binaan baik lelaki maupun wanita secara acak.

"Tes urine ini acak tapi tetap saya prioritaskan napi narkoba sebanyak 43 sel, sisanya acak," kataKalapasRudiSarjono, Kamis (20/10/2016).
Dites urineFoto: Erliana Riady
Dites urine
Rupanya, tidak hanya warga binaan yang dites urine. Secara tiba-tiba kalapas memanggil beberapa petugas lapas dari segala penjuru areal untuk dites urine. Yang mengejutkan, tujuh wartawan yang meliput kegiatan ini diharuskan melakukan tes urine tanpa terkecuali.

"Ya biar sama-sama, semuanya dites tanpa pandang bulu. Ini total untuk mengurangi pemakaian dan peredaran narkoba di semua kalangan," tambah Rudi.

Robby Ridwan, kontributor MNC Blitar mengatakan, ini justru bagus AGAR semua pihak bisa saling mengawasi dan melaporkan pemakai dan pengedar narkoba di Blitar.

"Saya sih tidak masalah dites urine, karena memang tidak pernah memakai narkoba apapun bentuknya," katanya.

Sementara hingga pukul 12.00 wib, keseluruhan hasil tes urine dikumpulkan. Tidak satupun hasil menunjukkan positif.

"Hari ini hasil tes urine semua negatif. Tapi kami tetap rutin akan melakukan tes semacam ini paling tidak dua kali dalam sepekan," jelas Kepala BNN Blitar, AKBP Henry Siswanto.

Kegiatan seperti ini, menurut Henry, efektif menurunkan prevalensi tingkat pemakaian dan peredaran narkoba di Blitar menjadi 0,1%. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini