Acara Pertinas digelar di Bumi Perkemahan Serut di Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar mulai Senin (17/10) hingga Sabtu (23/10) dan diikuti peserta dari 34 provinsi dan 38 kota/kab se-Jawa Timur.
Bumi Perkemahan Serut berada di atas lahan seluas 20 hektar, diantara hutan jati dan Bendungan Serut itu dibagi menjadi dua bagian. Sisi timur untuk area perkemahan laki-laki dan sisi barat untuk perempuan.
"Saya berdoa semoga semua anggota Saka Bhakti Husada yang ikut Pertinas ini cinta kepada Tuhan, cinta kepada alam, cinta kepada sesama sehingga bisa ikhlas menolong orang, sanggup membantu orang lain, bisa menyayangi orang lain sehingga menjadi satu keluarga besar, sehingga bisa mengembangkan semangat gotong royong," kata Gus Ipul dalam sambutannya.
Foto: Erliana Riady |
Sementara mewakili Kementrian Kesehatan RI, Dr Siswanto, Sekjen Balitbang Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan siap mendorong kegiatan Pramuka sebagai kader kesehatan berkarakter yang siap berperan dalam Gerakan Indonesia Sehat.
"Dengan slogan sehat, terampil dan mandiri, kita harapkan Pramuka khususnya Saka Bhakti Husada menjadi kader muda bangsa untuk meningkatkan derajat kesehatan menuju kehidupan yang lebih sehat," katanya.
Dalam Pertinas kali ini, pramuka Blitar juga akan menularkan program Gema Pramantik atau Gerakan Pramuka Pemantau Jentik, dengan meningkatkan peran serta Pramuka mulai siaga sampai penegak untuk berperan aktif memantau jentik penyebab berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti.
Acara dibuka secara simbolis oleh Gus Ipul didampingi Bupati Blitar dan tiga pejabat wakil Kementrian Kesehatan RI dengan memukul jimbe, yang merupakan alat musik khas Blitar.
Selain itu, peserta juga disuguhi penampilan karawitan dengan sinden anggota pramuka dari Kwarcab Kabupaten Blitar dan ribuan penari Emprak yang merupakan tari khas Kabupaten Blitar. (bdh/bdh)












































Foto: Erliana Riady