Jelang keberangkatan dua hari lagi ke negeri tirau bambu, Taufik dilepas secara khusus oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan.
Secara khusus anak tunggal pasangan Munawar dan Lasmiwati, ini unjuk kebolehan dengan berpidato menggunakan Bahasa Mandarin. Dengan fasih dia berpidato yang intinya ingin memperkenalkan diri dan pamit. Selama kurang lebih 2 menit, dia berpidato tanpa ada rasa canggung.
Usai berpidato, Tantri meminta agar dalam kompetisi yang diikuti oleh 60 negara lain, Taufik juga memperkenalkan potensi dan ikon yang ada di Kabupaten Probolinggo, salah satunya yakni wisata Gunung Bromo.
Sebelum berangkat, Taufik bercerita bahwa dalam lomba nanti ada emoat hal yang harus diikuti selama berada di Tiongkok. Meliputi, tes tulis, pidato Bahasa Mandarin, tanya jawab dan penampilan kebudayaan daerah.
"Tiga hari pertama di Beijing, nantinya akan dilakukan pengenalan lingkungan dan kunjungan ke KBRI. Selanjutnya akan diadakan lomba individu, lomba antar negara dan lomba antar benua," jelasnya.
Keikutsertaannya dalam lomba ini bagi Taufik, ingin mengangkat derajat orang tua dan santri. Sebab banyak isu beredar jika santri banyak yang kurang terampil dan tak meyakinkan, baik dari segi komunikasi maupun lainnya. Santri diklaim hanya bisa mengaji saja. Padahal santri bisa menguasai berbagai ilmu, termasuk penguasaan bahasa asing.
"Makanya dengan ini kami ingin membuktikan kalau santri juga mampu dan tak kalah dengan lainny. Saya ingin mengangkat derajat para santri," kata Bupati Tantri, Senin (17/10/2016).
Sementara Kepala SMA Nurul Jadid Faizin Syamwil, mengatakan saat ini sudah ada 58 anak didiknya yang sudah menjadi mahasiswa di Tiongkok. "Memang di sekolah kami sudah menerapkan program unggulan bahasa," terangnya.
Faizin mengharapkan agar keberangkatan Taufik ke Tiongkok, bisa memberikan motivasi kepada siswa yang lain di Kabupaten Probolinggo, bahwa tidak ada yang tidak mungkin kalau mau belajar dan berusaha. (fat/fat)











































