Puluhan Tukik Dilepas di Pantai Serang Blitar

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 16 Okt 2016 19:29 WIB
Foto: Erliana Riady
Blitar - Puluhan ekor tukik dilepas ke habitatnya di Pantai Serang, Desa Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar, Minggu (16/10/2016) sore.

Kegiatan yang rutin dilakukan tiap tiga bulan ini sebagai upaya pengembangkan konservasi penyu di kawasan laut selatan Blitar.

"Usianya ada yang tiga bulan dan ada yang dua bulan, kami lepaskan, menunggu sore," kata Kepala Desa Serang Dwi Handoko kepada wartawan.

Dwi mengaku kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh pemerintah desa. Hal ini dilakukan untuk mengamankan telur penyu yang akhir-akhir ini sering diperjualbelikan warganya sendiri keluar daerah.

"Ada tujuh kelompok nelayan yang berniat mengembangkan konservasi penyu ini. Saya bersyukur warga saya sudah menyadari pentingnya menjaga habitat penyu di pantai mereka. Kami tinggal support sesuai kemampuan desa," jelasnya.

Untuk keperluan konservasi ini, lanjut Dwi, pihaknya membeli telur penyu dari warga yang menemukan seharga Rp 2.000 per ekor dan ditetaskan.

Maraknya jual beli telur penyu diakui menjadi kendala konservasi ini. Dia menduga, ini karena harganya yang lebih mahal daripada telur unggas. Yakni Rp 5.000-Rp 10.000 per telur.

"Masih banyak telur penyu yang dicuri, ini saya juga lagi koordinasi dengan kelompok nelayan yang ada, gimana caranya mengurangi tingkat pencurian telur penyu ini," tambahnya.

Di Pantai Serang, sering ditemukan telur penyu. Sekali penyu menetas, telur yang dikeluarkan bisa mencapai ratusan butir. Telur itu ditimbun dengan pasir oleh induknya, hingga beberapa lama dan telur menetas.

Aktivitas warga yang sudah berjalan sekitar satu tahun ini sudah ada hasilnya. Beberapa kali warga dan dirinya yang terlibat dalam program itu sudah melepaskan tukik, meski jumlahnya tidak terlalu besar.

"Untuk yang ini, telur yang menetas cukup banyak dan sudah waktunya untuk dilepaskan," paparnya.

Dirinya sengaja membuat program pelepasan tukik bersama dengan melibatkan sejumlah dinas. Ia juga ingin mengenalkan tentang konservasi penyu di kawasannya. Ini diharapkan bisa memotivasi warga melindungi penyu.

Selain itu, Dwi berharap program ini, desanya bisa menjadi salah satu destinasi wisata, selain keindahan pantainya. (fat/fat)