Mereka membuang dan merobohkan papan penutup jalan karena mengganggu aktivitas warga di dua kecamatan yang akan melintas. Warga menyesalkan penutupan ini tanpa berembuk dengan warga.
Eni, warga setempat mengaku sangat terganggu proyek jembatan Gladak Serang ini. Sebab, dirinya harus memutar jauh untuk beraktivitas menuju Kota Probolinggo. Apalagi jika mengantar anak sekolah sering terlambat.
"Bukan hanya saya saja yang terganggu, tapi warga di sini semua juga merasa terganggu sekali. Jalan utama menuju pasar dan saat mengantar sekolah anak tidak lancar seperti sebelumnya," kata Eni, Sabtu (15/10/2016).
Sementara warga lain, Mulyono terpaksa membuka penutup jalan itu lantaran kesal. "Terpaksa dirusak, saya membuka akses jalan warga ke pasar dan anak sekolah. Kenapa kapolres kok memberi izin tanpa berunding sama warga, ini namanya sewenang-wenang," jelasnya.
Pihaknya dan warga tidak melarang menutup jalan, karena ini proyek pembangunan. Namun warga meminta tidak ditutup total tanpa ada solusi. Sebab, lamanya proyek pembangunan ring road Gladak ini membuat aktivitas warga tersendat.
Sementara pengawas rekanan proyek, Tono mengaku sudah memberikan sosialisasi melalui radio dan surat izin ke wali kota dan Polres Probolinggo Kota.
"Jumat (14/10) kemarin sudah memberikan sosialisasi melalui radio dan surat izin dan pemberitahuan ke wali kota dan Polres Probolinggo Kota terkait proyek ini," ujar Tono saat ditemui wartawan di lokasi.
Pihaknya pun berharap warga memaklumi proyek ring road yang membutuhkan waktu untuk pengerjaan.
Menurut Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Samsul Hadi memang ada surat pemberitahuan dari PU dan Dishub, bukan dari pihak rekanan proyek, untuk menutup jalan proyek tersebut.
"Sudah ada surat pemberitahuan dari pihak PU dan Dishub, untuk penutupan sementara jalan proyek ring road Gladak Serang," jelas kasatlantas saat dihubungi.
Pihaknya pun, tambah kasatlantas, sudah menyiapkan jalur alternatif baik dari arah utara, selatan, timur dan barat sudah disiapkan. Dengan memberi rambu-rambu petunjuk jalan dari pihak dishub. (fat/fat)











































