Keberangkatan Kirab Resolusi Jihad 2016 dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Kamis (14/10/2016) diiringi sholawat nabi dan pawai ribuan santri se- Banyuwangi.
80 Peserta dari Jakarta akan melakukan kirab dengan menempuh jarak 2.000 kilometer. Mereka akan melakukan perjalanan darat dalam waktu sepuluh hari. Para peserta ini merupakan perwakilan seluruh lembaga dan badan otonomi di bawah PBNU.
Foto: Ardian Fanani |
"Kemerdekaan kita ini bukan hadiah dari penjajah, namun buah dari pengorbanan para syuhada. Untuk merebut kemerdekaan, para ulama, santri dan rakyat bahu-menbahu membela negara. Melalui kirap ini, kita napak tilas perjuangan para ulama dan meneladaninya," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.
Pada kesempatan itu, Gus Ipul juga mengajak ribuan santri yang hadir untuk mempertebal kecintaan terhadap negeri serta meningkatkan kedisiplinan dan kompetensi diri.
Foto: Istimewa |
Gus Ipul yang juga mengajak para santri untuk waspada terhadap bahaya narkoba, pornografi, kekerasan seksual dan perilaku seksual yang menyimpang yang sekarang marak terjadi pada usia remaja.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan bangga karena Banyuwangi dipilih menjadi start kirab ini. Bupati pun menyemangati para santri agar lebih percaya diri.
Foto: Ardian Fanani |
Selama perjalanan kirab, rombongan akan bersilaturahim kepada para kiai serta pengurus NU di daerah, berdialog, dan bersosialisasi dengan warga NU. Selain itu peserta kirab juga akan melakukan ziarah ke makam pendiri dan pejuang NU. Oleh karena itu peserta kirab diharapkan benar-benar menjaga semangat kekhidmadan kirab karena bernilai sejarah.
Foto: Ardian Fanani |












































Foto: Ardian Fanani
Foto: Istimewa
Foto: Ardian Fanani
Foto: Ardian Fanani