Dampak Banjir Pasuruan, Terminal Lumpuh hingga Tanggul Jebol

Dampak Banjir Pasuruan, Terminal Lumpuh hingga Tanggul Jebol

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 11 Okt 2016 18:22 WIB
Dampak Banjir Pasuruan, Terminal Lumpuh hingga Tanggul Jebol
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Selain merendam ribuan rumah, banjir Pasuruan juga menyebabkan sebuah tanggul jebol dan Terminal Untung Suropati, Kota Pasuruan, terendam hingga tak beroperasi.

Terminal Untung Suropati, yang berlokasi di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Petung. Banjir di terminal ini sempat mencapai 1 meter dan terpantau sampai saat ini terminal masih terendam.

Akibatnya semua bus antara kota dalam provinsi maupun angkutan perkotaan tak bisa masuk ke terminal. Bus Jurusan Banyuwangi - Surabaya dan Banyuwangi - Malang diarahkan ke dalam Jalan Ir Juanda.

Bus Jurusan Malang kemudian menuju ke Jalan Pahlawan untuk kemudian ke Perempatan Kebunagung. Sedangkan jurusan Surabaya diarahkan ke jalur yang sama namun dari Perempatan Kebunagung diarahkan ke Jalur Lingkar Selatan.

Untuk bus dari arah Malang maupun Surabaya langsung dirahkan ke timur tak masuk ke terminal. Suasana terminal lengang dan halamannya terendam air hingga menyerupai tambak. Sejumlah anak tampak asyik bermain air.

Selain itu, luapan Sungai Petung juga menyebabkan tanggul jebol. Tanggul yang jebol berada di lokasi pengerjaan pembuatan jembatan yang melintasi Sungai Petung sepanjang 30 meter. Sementara aliran air di sungai sudah tidak seberapa deras.

Sejumlah pekerja nampak berupaya untuk menahan tanggul yang jebol dengan menggunakan tumpukan pasir, kayu-kayu serta sesek bambu.

Widiantoro, seorang petugas Dinas PU Cipta Karya Kota Pasuruan, mengatakan ketinggian jembatan sekitar 3,5 meter. Beton dasar jembatan kuat, tapi tanggul lama yang tanahnya gembur, tak mampu menahan luapan air hingga jebol

"Semalam air mengalir sangat deras hingga ketinggian 5 meter," kata Widiantoro, Selass (11/10/2016).

Hingga sore, petugas Dinas PU Cipta Karya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, masih terus berupaya mengatasi banjir yang merendam ribuan rumah warga di Kelurahan Blandongan, Bakalan, Kepel dan Tapaan di Kecamatan Bugul Kidul.

"Kami siapkan pompa-pompa penarik air untuk menyedot air banjir yang masih menggenangi rumah-rumah warga serta terminal," kata Sekretaris BPBD Kota Pasuruan, Gangsar S.

Banjir Pasuruan yang terjadi sejak Senin dini hari merendam ribuan rumah di 7 kecamatan baik di wilayah kota maupun kabupaten. (bdh/bdh)
Berita Terkait