Banjir mulai merendam sejumlah lokasi sejak pukul 03.00 WIB, Selasa (11/10/2016). Desa-desa dan kelurahan di tepi aliran Sungai Welang, Sungai Gembong dan Sungai Rejoso terendam air begitu debit air meluap.
Selain hujan di hilir, meluapnya sungai-sungai besar ini juga karena hujan lebat di hilir. Seperti Prigen, Purwodadi hingga Lawang, Kabupaten Malang.
Di Kabupaten Pasuruan, BPBD mencatat, ribuan rumah di puluhan desa yang terdapat di 7 kecamatan. Namun yang terparah di wilayah Kecamatan Kraton dan Rejoso. Ketinggian banjir bervariasi antara 30-60 cm.
"Di Desa Tambakrejo dan Rejoso yang paling parah. Kmai masih inventarisir," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana.
Sementara di wilayah Kota Pasuruan, ribuan rumah di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. Di kelurahan langganan banjir ini, banjir mencapai lebih dari 1 meter.
"Di Karangketug ini ada ribaun rumah. Belum di Wirogunan dan Bakalan," kata Sekretaris BPBD Kota Pasuruan, Gangsar Pranowo di lokasi banjir.
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan tercatat mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Hingga pukul 09.30 WIB, banjir belum surut. Banjir juga merendam Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. (fat/fat)











































