Seorang Remaja di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Sarirogo

Seorang Remaja di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Sarirogo

Suparno - detikNews
Senin, 10 Okt 2016 20:30 WIB
Seorang Remaja di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Sarirogo
Tim SAR saat melakukan pencarian/Foto: Suparno
Sidoarjo - Mohammad Juniar Maulidin (16), warga Desa Sarirogo, Kecamatan Kota, Sidoarjo, Senin (10/10/2016) hilang terseret derasnya arus Sungai Sarirogo. Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan.

Informasi yang didapat di lokasi kejadian, Juniar bersama empat temannya saat itu hendak mandi di sungai. Namun, saat melihat arus sungai yang begitu deras, niat mereka untuk mandi diurungkan.

Sayangnya, tidak bagi Januar. Meksi teman-temannya yang lain melarang, dia tetap nekat terjun ke sungai.

"Sebelumnya, korban sudah dilarang mandi di sungai oleh teman-temanya. Tapi, Korban nekat. Sebelumnya nenek korban juga melarang mandi di sunga karena arus sungainya sangat deras," ujar Kepala Desa Sarirogo Eko Prabowo pada wartawan di lokasi kejadian.

Masih kata Eko Prabowo, setelah korban terjun, tubuhnya langsung hilang ditelan arus yang cukup deras. Melihat kondisi itu, ketiga temannya langsung mengambil gala untuk menyelamatkan korban, namun usahanya sia-sia.

"Salah satu temannya yang berniat menolong korban dengan gala, tidak berhasil. Karena memang arus sungai begitu deras," imbuhnya.

Upaya pencarian korbanpun dilakukan. Belasan tim gabungan Basarnas dikerahkan ke lokasi. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban ditemukan.

"Sudah kita lakukan upaya pencarian di sepanjang tiga kilometer aliran sungai dari TKP. Tapi belum ada tanda-tanda. Saat ini kita juga meletakkan perangkap," Kata Satrio Nuridanto, Ketua Tim Rescue.

Selain itu, pihaknya juga merasa kesulitan. Karena di sepanjang sungai tersebut banyak halangan seperti, ranting-ranting bambu. Sehingga membuat tim menunda upaya pencarian hingga besok.

"Dugaan kami saat ini korban nyangkut di ranting-ranting bambu yang berada di sungai. Karena cuaca yang tidak memungkinkan, pencarian kami tunda," pungkasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait