Pelaku Nekat Mencekik Hingga Tewas Gowinda karena Takut Kehilangan Cintanya

Pelaku Nekat Mencekik Hingga Tewas Gowinda karena Takut Kehilangan Cintanya

Zainal Effendi - detikNews
Minggu, 09 Okt 2016 16:25 WIB
Pelaku Nekat Mencekik Hingga Tewas Gowinda karena Takut Kehilangan Cintanya
Pembunuh Gowinda/Foto: Istimewa
Surabaya - Dugaan rasa cemburu sementara ini menjadi motif pembunuhan Ni Made Prabawati Gowinda Dewadatta (18) alias Gowinda. Pelaku nekat berbuat keji diduga karena tidak rela jika korban dimiliki orang lain.

Polisi telah menangkap Aswin Rachmatullah Umar (17). Pemuda asal Keputih Surabaya ini mengakui sudah membunuh Gowinda dengan cara mencekik lehernya pada Kamis (6/10) sekitar pukul 23.00 Wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga pada detikcom menjelaskan jika pelaku sudah lama memiliki hubungan istimewa dengan korban.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku pernah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh orangtua korban dengan tuduhan membawa lari anak perempuan dibawah umur.
Jenazah Gowinda dibuang di semak-semakJenazah Gowinda dibuang di semak-semak

Akhirnya dilakukan penegakan hukum dan divonis 1 tahun 6 bulan kemudian pelaku keluar dari penjara pada 4 Maret 2015.

"Setelah keluar, korban dan pelaku masih menjalin komunikasi hingga sebelum dibunuh," kata Shinto, Minggu (9/10/2016).

Pelaku, kata Shinto, mengaku jika alasan nekat membunuhnya agar korban tidak menjalin hubungan asmara selain dengan didirinya.
Namun, pihaknya masih mendalami keterangan pelaku.

"Ngakunya gitu (tidak ingin korban dimiliki orang lain), makanya dibunuh dengan dicekik. Tapi kita dalami apa benar korban dibunuh dengan dicekik, tunggu hasil outopsi, karena kondisi korban sudah bengkak," imbuh dia.

Gowinda yang berparas manis ini ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di semak belukar yang berada di belakang Apartemen Puncak Kertajaya Permai di kawasan Arif Rahman Hakim.

Penemuan jenazah korban ini setelah pelaku yang ditangkap diajak menunjukkan lokasi perbuatan kejinya. Sebelum ditemukan tewas, Gowinda sudah tiga hari tidak pulang ke rumahnya di kawasan Wiguna Tengah.

Bahkan orangtuanya melaporkan hilangnya Gowinda ke Polrestabes Surabaya pada Minggu pagi. (ugik/ugik)
Berita Terkait