Ketujuh santri yang masih dalam pencarian karena perahu yang ditumpangi saat akan ke Pasar Babat bersama 18 Santri lainnya dari Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Widang, Tuban itu berasal dari berbagai daerah.
Perahu Tenggelam di Bengawan Solo, Ini Identitas 7 Santri Langitan yang Belum Diketemukan |
Dari data yang dihimpun detikcom dari Papan Informasi Penanggulangan Bencana Kabupaten Tuban, identitas tujuh santri tersebut adalah:
- Abdullah Umar (15) asal Kecamatan Bedilan Gresik
- M AfiqFadlil (19), asal Desa Bulakparen, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes
- MohBariklyAmry (12), asal Laren Kecamatan ManyarGresik
- Mohammad Arif Mabruri (19), asal Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro
- Muhsin (16), asal Kelurahan Pacar Kembang Kecamatan Tambaksari Surabaya
- Rizki Nur Habib (15), asal Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percuit Seituan kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
- Lujaini Dani (13), asal Desa Peganden Kecamatan Manyar, Gresik
Papan informasi data santri yang belum ditemukan/A Rofiq |
"Keluarga santri yang belum ditemukan sudah di pondok, dan satu keluarga yang masih perjalanan darat hingga saat ini masuk jawa tengah," terang Gus Maksum, putra bungsu Alm KH Abdullah Faqih pengasuh Ponpes Langitan, Sabtu (8/10/2016).
Proses pencarian di hari kedua ini sempat terkendala karena hujan deras. Di sekitar lokasi perahu tenggelam dipenuhi oleh warga yang menyaksikan proses pencarian.
Termasuk beberapa santri juga dilibatkan dan diajak naik perahu karet petugas pencarian untuk memudahan identifikasi nantinya.
(ugik/ugik)












































Perahu Tenggelam di Bengawan Solo, Ini Identitas 7 Santri Langitan yang Belum Diketemukan
Papan informasi data santri yang belum ditemukan/A Rofiq